PEMULA

PEMULA

YUK PROFIT BARENG DENGAN STANDARD DEVIATION

Story by : Indri Dwi
Category at: Analisa Teknikal
Published : November 24, 2020
Dilihat: 3849 kali

Indri Dwi adalah Seorang Trading Coach dan Profesional trader yang memiliki lebih dari 8 tahun pengalaman dalam perdagangan Emas & Forex. Keahliannya dalam trading khususnya saat menggunakan Exponential Moving Average. Indri ada disini untuk membimbing Anda dalam trading dan membantu Anda menemukan broker yang tepat dan terpercaya..


zoom

Indikator teknik Standard Deviation merupakan sebuah teknik yang digunakan untuk mengukur pergerakan perubahan pasar atau mengukur volatilitas instrumen pasar. Indikator ini dapat digunakan untuk mengukur fluktuasi rata-rata pergerakan harga antara sebuah level harga (high, low, close dan open). Masing-masing level harga tersebut dengan nilai rata-rata tinggi jika nilai tingkat volatilitasnya pun semakin tinggi. Demikian juga sebaliknya semakin kecil jarak level harga terhadap nilai rata-rata, maka semakin rendah juga standar deviasi dan volatilitasnya.

Indikator Standard Deviation pada MT4 dapat Anda pasang dengan meng-klik menu : Insert kemudian klik Indikator lalu ke Trend dan pilih Standard Deviation. Sama seperti indikator lainnya, indikator Standard Deviation pun biasanya digunakan bersamaan dengan indikator lainnya. Dan indikator Standar Deviation ini biasa digunakan ketika menggunakan indikator Bollinger Bands agar penggunaannya lebih optimal.

Untuk mengaplikasikan indicator di MT4 diperhatikan langkap di bawah:

LANGKAH I 

LANGKAH 2

Indikator ini bisa dikatakan lebih sederhana karena dinamika pasar berada dalam perubahan penurunan yang cepat dan adanya dorongan aktifitas. Ada 2 hal yang menjadi acuan untuk melihat pergerakan indikator ini :

1.    Volume indikator tidak besar dan dorongan stabil dalam aktifitas yang diharapkan
2.    Volume indikator besar, sering menunjukkan aktifitas akan kembali ke arah balik

LANGKAH 3
 

Pasar dapat dianggap berubah jika nilai indikator tinggi dan harga dari bar bervariasi dan terlepas jauh dari moving average. Jika pasar datar, maka harga dari bar ditutup ke moving average, yang menunjukkan volatilitas rendah.

Pergerakan harga secara bertahap bertukar dari periode penurunan hingga kenaikan aktivitas dan kembali, oleh karena itu straregi untuk analisis dari indikator Standard Deviation sangat sederhana. Jika nilai indikator terlalu rendah, yaitu, pasar datar, maka anda harus memperkirakan kenaikan dalam aktivitas. Dan sebaliknya, jika indikator menunjukkan harga yang sangat tinggi, maka pasar dengan segera akan turun ke tahap rendah. Indikator ini bisa digunakan pada semua time frame secara bersamaan. Multi Time Frame (MTF) Standard Deviation ini memiliki keunggulan untuk mengubah time frame sehingga indikator akan mengukur volatilitas pada time frame secara bersamaan. Dengan memiliki indikator Multi Time Frame ini, Anda tidak lagi mengalami kesulitan mengamati pasar dalam tren jangka pendek maupun tren jangka panjang secara bersamaan.

RECOMMENDATION FROM EXPERT :

Pastikan anda Mengetahuinya dengan BACA dan PAHAMI dalam artikel ini.
Share artikel ini ke temanmu dan DAPATKAN FREE KONSULTASI langsung dengan Saya untuk mengenal trading lebih detail.
CALL atau whatsapp dan cari INDRI silahkan hubungi di SINI


Artikel Terkait