ARTIKEL BARU

ARTIKEL BARU

Data Unemployment Rate Dan Pengaruhnya pada Perdagangan Forex

Story by : Danuh Nuraga
Category at: Analisa Fundamental
Published : February 27, 2020
Dilihat: 2697 kali

Danuh Nuraga adalah Konsultan Perdagangan di Pasar Keuangan yang membantu Trader dan Investor profesional mendapatkan pengetahuan berharga dan strategi penting. Ia lulus dari California State University of Northridge di AS dan memperoleh gelar Bachelor of Science di bidang Manajemen Bisnis. Ia juga memiliki pengetahuan dalam dunia bisnis, namun memiliki pengetahuan yang sangat luas di bidang Penerbangan dan memiliki Lisensi Pilot..


zoom

Kemiskinan sampai saat ini masih menjadi perbincangan yang utama termasuk di Negara Indonesia ini. Seseorang tergolong kategori miskin apabila ia tidak mampu memenuhi standart kebutuhan pokok hidupnya. Masalah kemisikinan ini sangatlah kompleks dan berkaitan erat dengan berbagai macam aspek seperti aspek ekonomi, aspek sosial, aspek budaya, dan aspek lainnya.

Kemiskinan yang terjadi dalam suatu negara memang perlu ditinjau sebagai suatu permasalahan yang sangat serius. Mengapa sangat serius? Karena kemisikinan membuat masyarakat Indonesia mengalami kesusahan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Persoalan kemiskinan ini juga berkaitan erat dengan adanya keterbatasan di dalam dunia lapangan pekerjaan. Adanya keterbatasan lapangan pekerjaan ini membuat banyak masyarakat Indonesia yang tidak bekerja atau tidak memiliki pekerjaan yang biasa disebut sebagai pengangguran (Unemployment).

 

Penyebab Unemployent Rate Makin Tinggi

Pengangguran adalah istilah orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau orang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran biasanya disebabkan karena jumlah angkatan kerja yang tidak sebanding dengan jumlah lapangan pekerjaan yang ada. Negara Indonesia termasuk dalam negara di dunia dengan jumlah penduduk yang paling besar.

Pengangguran ini bisa disebabkan karena SDM (Sumber Daya Manusia) yang dimiliki negara Indonesia masih rendah dan kurang berkualitas, akan tetapi SDM dengan kualitas yang lebih baikpun juga jauh lebih banyak. Penyebab pengangguran ini disebabkan oleh beberapa faktor.

Pertama, kenaikan jumlah penduduk di Indonesia. Kenaikan jumlah penduduk ini mengakibatkan kanaikan jumlah angkatan kerja juga. Negara Indonesia saat ini menduduki peringkat tertinggi angka pengangguran usia muda. Kenaikan jumlah penduduk ini tidak sebanding dengan angka kesempatan kerja di Indonesia.

Kedua, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang masih rendah. Rendahnya kualitas SDM ini juga menjadi masalah utama bagi negara Indonesia saat ini di dalam tingkat pengangguran. Rendahnya kualitas SDM ini karena tidak memadainya pendidikan yang ditekuni sehingga pengetahuan dan keterampilannya pun kurang.

Ketiga, kemajuan teknologi. Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa teknologi saat ini selalu menjadi kebanggan karena dengan kemajuan teknologi akan membantu pekerjaan manusia menjadi lebih mudah. Namun, dengan kemajuan teknologi ini juga membuat banyak permasalaah terutama di dalam bidang pekerjaan. Kemajuan teknologi ini membuat banyak perusahaan atau pabrik-pabrik menggantikan pekerjaan yang biasa dilakukan oleh manusia dilakukan oleh mesin atau semacam robot yang hanya membutuhkan operator saja. Dengan kata lain, kemajuan teknologi ini telah menimbulkan masalah karena telah mengurangi kesempatan para pencari kerja yang menyebabkan terjadinya

 

Data Unemployment Rate, Indikator Penting Untuk Trader Forex

Data tingkat pengangguran adalah sebuah data indikator ekonomi yang diamati oleh trade forex maupun para pelaku pasar lainnya. Data ini menghitung berapa tingkat pengangguran di usia angkatan kerja. Semakin tinggi angka pengangguran maka menandakan keadaan ekonomi yang buruk di mana dapat dimungkinkan oleh sedikitnya lapangan pekerjaan yang disebabkan oleh iklim ekonomi yang buruk.

Banyak sekali kemungkinan yang dapat mempengaruhi tingkat pengangguran. Misalkan karena perkembangan teknologi sehingga dunia kerja diisi oleh robot atau layanan otomatis. Runtuhnya pelaku bisnis retail dengan cara konvensional (Pengunjung datang ke toko) karena perubahan gaya hidup (Belanja online). Kebijakan ekonomi pemerintah yang merugikan investor sehingga menutup bisnisnya.

 

Mengapa data ini penting?

Karena fungsinya sebagai indikator ekonomi, maka data tingkat pengangguran menandakan seberapa sehat ekonomi negara dan merupakan masukan bagi pengambil keputusan untuk mengambil kebijakan ekonomi baik fiskal maupun moneter.

Misalkan, karena tingkat pengangguran rendah maka pendapatan masyarakat rendah. Akibatnya hal ini mempengaruhi konsumsi yang pada akhirnya menurunkan penjualan perusahaan. Jika keadaan ini berlangsung dalam jangka waktu lama dapat mengakibatkan perusahaan menurunkan produksi serta memberhentikan karyawan untuk mengurangi beban. Otomatis tingkat pengangguran akan meningkat lebih jauh.

Untuk menghindari situasi dimana pengangguran terus meningkat, maka bank sentral akan mencoba melakukan intervensi dengan kebijakan fiskal dan moneter. Hal ini dapat dilakukan dengan menentukan suku bunga. Sebagai contoh, dalam keadaan pengangguran tinggi maka bank sentral akan menurunkan suku bunga. Dengan penurunan suku bunga maka pelaku ekonomi akan lebih cenderung menarik uangnya dari tabungan untuk dibelanjakan atau diinvestasikan dalam peluang. Pebisnis pun mendapat akses pinjaman untuk pembiayaan bisnis dengan bunga yang lebih rendah. Diharapkan hal ini akan menciptakan lapangan pekerjaan baru yang kemudian menurunkan tingkat pengangguran dan kemudian meningkatkan belanja masyarakat.

 

Pengaruh angka pengangguran pada pasar forex

 

Hal yang mempengaruhi pasar forex adalah kebijakan ekonomi yang diambil oleh bank sentral, sehingga angka pengangguran sebenarnya hanya berpengaruh secara tidak langsung. Ketika data tingkat pengangguran diumumkan, maka pelaku pasar akan memperkirakan apakah bank sentral akan bereaksi dengan menaikkan, menurunkan atau tidak mengubah suku bunga.

Walaupun secara tidak langsung mempengaruhi, pengumuman yang jauh dari perkiraan akan menyebabkan pergerakan yang cukup besar di pasar forex walaupun hanya sementara.

Pada tanggal 7 April 2017, pengumuman tingkat pengangguran menghasilkan angka yang lebih baik dari dugaan. Tingkat pengangguran adalah 4.5% dibandingkan dengan perkiraan 4.7%. Index dollar mengalami penguatan dan tutup pada tingkat harga yang tinggi. Keadaan ini sempat berlanjut pada hari berikutnya, namun ternyata harga berbalik turun.

Pada tanggal 5 Mau 2017, sekali lagi tingkat pengangguran turun ke 4.4% dibandingkan dengan ekspektasi 4.6%. Terjadi penurunan index dollar walaupun data yang dilaporkan lebih baik dari dugaan. Namun terjadi lonjakan di hari berikutnya untuk beberapa hari sebelum melanjutkan penurunan.

Mengapa angka pengangguran yang membaik tidak serta merta mendorong dollar index naik? Mungkin itu pertanyaan yang akan diajukan oleh trader. Seperti yang diungkapkan pada bagian awal dari artikel ini, tingkat pengangguran hanyalah sebuah angka indikator ekonomi yang akan digunakan oleh bank sentral dalam menentukan kebijakan.

Angka yang jauh lebih baik dari perkiraan menyebabkan pergerakan harga yang cukup besar di jangka pendek. Namun pasar akan kembali lagi melihat apa yang akan dilakukan bank sentral. Dalam hal contoh di atas, pasar sudah memperkirakan bank sentral Amerika akan menaikkan suku bunga dan tidak ada kejutan berarti. Perhatian lebih banyak pada ditujukan pada bank sentral lain, yaitu bank sentral Eropa (ECB) yang sedang diperkirakan akan mulai menaikkan suku bunga.


Artikel Terkait