JURUS FUNDAMENTAL

JURUS FUNDAMENTAL

Apa Itu GDP dan Pengaruhnya pada Trading Forex?

Story by : Hadi J
Category at: Analisa Fundamental
Published : December 14, 2022
Dilihat: 491 kali

Hadi adalah penasihat perdagangan di pasar berjangka sebagai pedagang valas dan komoditas. Sebagai seorang trader scalper, Dia menggunakan strategi Trendline dan Indikator Aligator untuk trading. Dia akan membantu Anda mempelajari cara menghasilkan uang dari 'zero' menjadi 'hero'.


zoom

Apa itu GDP? GDP merupakan salah satu indikator fundamental dunia trading forex. Nah, sebagai seorang trader forex, kamu perlu mengecek GDP suatu negara.

Secara sederhana, GDP menjadi salah satu indikator wajib untuk mengukur perekonomian di suatu negara dalam suatu periode tertentu.

Nah, seorang trader perlu memantau apakah tingkat GDP tersebut. Apakah sedang berada di arah yang positif, negatif, atau bahkan melambat?

Lantas apa hubungannya GDP dengan trading forex? Apa itu GDP?

Apa itu GDP?

GDP merupakan singkatan dari Gross Domestic Product. Dalam bahasa Indonesia, juga dikenal dengan isilah  Produk Domestik Bruto (PDB).

GDP merupakan salah satu cara untuk menghitung pendapatan nasional suatu negara, serta mengukur pertumbuhan ekonomi dan tingkat kesejahteraan masyarakatnya. Data yang diperoleh didapat dari nilai pasar semua barang dan jasa yang diproduksi oleh negara. 

Di negara-negara maju GDP dirilis setiap bulan, yaitu rilis advance, preliminary, dan final. Setelah itu, data-data bulanan ini dijadikan acuan evaluasi dan perbandingan pertumbuhan ekonomi secara kuartalan (tiga bulanan) hingga tahunan.

Data GDP dapat membantu trader untuk mengetahui sektor perekonomian mana saja yang mengalami pertumbuhan atau penurunan. Biasanya angka GDP yang diumumkan, dibandingkan dengan kuartal atau tahun sebelumnya.

Cara menghitung GDP

Ada dua cara untuk menghitung GDP, yaitu dengan pendekatan pengeluaran dan pendekatan pendapatan. 

Cara perhitungan GDP dengan pendekatan pengeluaran, yaitu data yang tercatat adalah nilai konsumsi atau pengeluaran rumah tangga, investasi sektor usaha, pengeluaran pemerintah, dan nilai total ekspor dikurangi impor. 

Sementara cara perhitungan GDP dengan pendekatan pendapatan, yaitu data yang dimuat adalah nilai biaya sewa, upah tenaga kerja, bunga pemilik modal, serta laba pengusaha. 

Namun, kedua pendekatan ini akan menghasilkan angka yang sama.

Pada prosesnya, terdapat dua cara untuk menghitung GDP, yang pertama adalah dengan pendekatan pengeluaran, dan yang kedua adalah pendekatan pendapatan.

Pada perhitungan GDP dengan pendekatan pengeluaran, data yang tercatat adalah nilai konsumsi atau pengeluaran rumah tangga, investasi sektor usaha, pengeluaran pemerintah, dan nilai total ekspor dikurangi impor.

Sementara itu, jika dilihat dari perhitungan GDP dengan pendekatan pendapatan, data yang dimuat adalah nilai biaya sewa, upah tenaga kerja, bunga pemilik modal, serta laba pengusaha. Kedua pendekatan ini menghasilkan angka yang sama.

Pengaruh GDP dalam Trading Forex

Pengaruh GDP dalam trading forex sebagai alat analisa fundamental. Indikator GDP merupakan salah satu elemen analisa fundamental. Seorang trader forex tidak hanya memerlukan analisa teknikal, tapi juga analisa fundamental. 

Sebagai contoh, misalnya kamu sedang mengamati arah trend, makan kamu perlu melihat perkembangan ekonomi sejumlah negara maju dengan menggunakan acuan GDP.

Jadi meilihat tingkat GDP, kamu dapat mengetahui pertumbuhan ekonomi suatu negara. Selain itu GDP juga menjadi salah satu landasan bagi bank sentral untuk mengeluarkan kebijakan ekonomi.

Selain itu, kamu juga membuka peluang untuk trading di sejumlah negara. Kamu cukup menilik nilai GDP negara tersebut untuk memetakan potensi keuntungan jika berinvestasi di negara tersebut. 

Namun, sebagai trader forex, saya menyarankan kamu tidak perlu mengecek semua berita GDP seluruh dunia. Kamu cukup fokus di negara-negara dengan mata uang major saja, seperti Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Swiss, Jepang, Australia, dan New Zealand. 

Sedangkan untuk mata uang euro, kamu hanya perlu mengikuti perkembangan negara-negara Uni Eropa yang ekonominya kuat, seperti Jerman dan Prancis.


Artikel Terkait