JURUS TEKNIKAL

JURUS TEKNIKAL

Cara Menentukan Support dan Resistance yang Benar Dalam Trading Saham

Story by : Indri Dwi
Category at: Artikel Baru
Published : June 21, 2022
Dilihat: 151 kali

Indri Dwi adalah Seorang Trading Coach dan Profesional trader yang memiliki lebih dari 8 tahun pengalaman dalam perdagangan Emas & Forex. Keahliannya dalam trading khususnya saat menggunakan Exponential Moving Average. Indri ada disini untuk membimbing Anda dalam trading dan membantu Anda menemukan broker yang tepat dan terpercaya..


zoom

sumber gambar : google image

Cara Menentukan Support dan Resistance yang Benar Dalam Trading Saham

Istilah support dan resistance terbilang populer di dunia trading saham. Keduanya merupakan indikator penting dalam analisa teknikal yang sering digunakan para trader. Tanpa indikator ini, trader akan sulit menjalankan aktivitas perdagangan menguntungkan dan berpotensi rugi melebihi modal.  Memang seberapa besar sih dampak support dan resistance terhadap profit? Bagaimana cara menerapkannya dengan maksimal?

Kini saatnya Anda mengetahui cara mudah menentukan level support dan resistance trading saham. Berikut ulasan selengkapnya.

 

Titik Tertinggi atau Titik Terendah

titik tertinggi dan terendah_belajartrading

sumber gambar : google image

Support dan resistance tidak cukup dipahami secara teori, Anda membutuhkan bantuan indikator teknikal untuk memprediksi harga tertentu. Metode pertama yang dapat digunakan adalah menentukan titik tertinggi (top) atau titik terendah (bottom) melalui data historis harga. Cara ini cukup sederhana, dapat ditunjukkan oleh pergerakan harga dari candlestick.  

Apa itu candlestick? Yakni sebuah teknik pemetaan dalam membaca perubahan harga aset pasar saham. Tingkat validitas support dan resistance akan semakin tinggi bila time frame yang dipakai semakin besar. Metode ini digunakan saat trader butuh melihat dimana posisi harga bertahan.

 

Menggambar Trendline

trendline_belajartrading

sumber gambar : google image

Salah satu strategi yang bisa dipakai sebagai support dan resisten adalah trendline. Agar menggambarnya dengan baik, para trader perlu terlebih dahulu mengetahui trend dengan menggabungkan minimal dua lilik lembah ketika pergerakan harga naik dan menggabungkan minimal dua titik puncak ketika pergerakan harga turun.

Apabila harga aset saham bergerak mendekati trendline, maka ada kesempatan area bisa terbuka sebagai support atau resistance. Ini menguntungkan bagi trader, membantu menganalisis dan menangkap profit dengan lebih baik.

 

Moving Average

moving average_belajartrading

sumber gambar : google image

Moving average sebenarnya termasuk indikator dalam analisa teknikal yang juga disebut support dan resistance dinamis. Itu karena tekni ini bergerak sesuai perubahan harga pasar. Moving average mengikuti trend yang sedang berlangsung. Ketika trend naik, maka moving average berperan sebagai support. Tapi jika trend turun, maka indikator ini berfungsi sebagai resistance.

Maka dari itu banyak trader saham mengaplikasikan metode ini sebagai tools bantuan analisa teknikal karena memang mudah dan sederhana. Dimana mereka akan buka posisi beli ketika harga mulai turun dan membuka posisi jual ketika harga sudah naik menyentuh resistance moving average. Kemampuan indikator ini dalam menunjukkan pergerakan harga selalu berubah mengikuti trend, sehingga perlu diperhatikan dengan seksama.

Support dan resistance pada dasarnya bertujuan untuk mengetahui posisi yang tepat saat trader ingin mengambil posisi jual atau beli, lalu membuat target dari fluktuasi harga saham. Jika support digunakan sebagai acuan mencari posisi beli, maka resistance menjadi acuan untuk mencari posisi jual. Maka dari itu, trader dapat menggabungkan keduanya untuk menentukan pergerakan harga di waktu mendatang.

Hal penting untuk diperhatikan adalah melakukan latihan rutin agar Anda mampu menempatkan titik support dan resistance dengan baik dan benar. Bila masih pemula, tidak ada salahnya banyak-banyak mencari informasi dan belajar analisa teknikal melalui akun demo. Anda dapat meningkatkan kemampuan dan pemahaman akan trading saham. Mulai lah berlatih dari sekarang.

Itulah pembahasan seputar cara menentukan level support dan resistance trading saham. Sebenarnya masih ada beberapa cara lain yang bisa digunakan, seperti round number, pivot point dan metode fibonacci retracement. Namun kali ini hanya kami bahas 3 diantaranya saja yang dianggap paling mudah bagi trader pemula. Semoga membantu Anda menguasai analisa teknikal secara mendalam.  

 

 

Recommendation From Expert :

- Mau belajar investasi dan belajar trading lebih detail sekaligus dengan prakteknya? yuk langsung ke Sekolah Forex Gratis 
- Share artikel ini ke temanmu dan DAPATKAN FREE KONSULTASI langsung dengan Saya untuk mengenal trading lebih detail.
- Ingin tau bagaimana cara menggunakan menggunakan Fibonacci? CALL atau whatsapp dan cari INDRI silahkan hubungi di SINI

 


Artikel Terkait