SEMUA ARTIKEL

SEMUA ARTIKEL

Apa itu PBV (Price to Book Value) dalam Analisa Fundamental Saham? Pengertian, Cara menghitung, dan Faktor Penentu PBV 

Story by : Hadi J
Category at: Analisa Fundamental
Published : March 15, 2023
Dilihat: 678 kali

Hadi adalah penasihat perdagangan di pasar berjangka sebagai pedagang valas dan komoditas. Sebagai seorang trader scalper, Dia menggunakan strategi Trendline dan Indikator Aligator untuk trading. Dia akan membantu Anda mempelajari cara menghasilkan uang dari 'zero' menjadi 'hero'.


zoom

PBV (Price to Book Value) adalah salah satu metrik keuangan yang digunakan oleh investor untuk mengevaluasi nilai intrinsik perusahaan. 

PBV mengukur hubungan antara harga saham per lembar dan nilai buku per lembar saham dari perusahaan. PBV disebut juga P/B (price-to-book) rasio.

Dilansir dari investopedia, rasio harga terhadap buku (P/B) menawarkan pendekatan yang efektif kepada investor untuk menemukan perusahaan yang undervalued. 

The P/B ratio can also help investors identify and avoid overvalued companies. However, this ratio has its limitations and there are circumstances where it may not be the most effective metric for valuation.

Berikut poin-poin penting dalam PBV (Price to Book Value):

  • Investor menggunakan price-to-book value untuk mengukur apakah harga saham perusahaan dinilai dengan benar.
  • Rasio P/B satu berarti bahwa harga saham diperdagangkan sesuai dengan nilai buku perusahaan.
  • Rasio P/B dengan nilai yang lebih rendah, terutama yang di bawah satu, memberi sinyal kepada investor bahwa suatu saham mungkin dinilai terlalu rendah.
  • Rasio P/B yang lebih besar dari satu berarti bahwa harga saham diperdagangkan dengan premium terhadap nilai buku perusahaan.

Cara menghitung PBV (Price to Book Value)

PBV (Price-to-Book Value) dapat dihitung dengan membagi harga pasar saham perusahaan dengan nilai buku per lembar saham perusahaan. Berikut adalah rumus untuk menghitung PBV:

PBV = Harga Pasar Saham Perusahaan / Nilai Buku Per Lembar Saham Perusahaan

Harga pasar saham perusahaan dapat ditemukan di pasar saham, sedangkan nilai buku per lembar saham perusahaan dihitung dengan membagi total nilai ekuitas perusahaan dengan jumlah lembar saham yang beredar.

Contoh Cara Menghitung PBV (Price to Book Value)

Berikut adalah contoh menghitung PBV (Price to Book Value).

Misalnya, perusahaan ABC memiliki total aset sebesar $1.000.000 dan total liabilitas sebesar $500.000, maka nilai buku perusahaan adalah $500.000 ($1.000.000 - $500.000). 

Jika harga saham ABC Company saat ini adalah $50 per saham, maka PBV dapat dihitung dengan rumus:

PBV = Harga Saham / Nilai Buku Perusahaan

PBV = $50 / $500.000

PBV = 0,0001

PBV di atas menunjukkan bahwa harga saham perusahaan ABC 0,0001 kali lebih tinggi dari nilai buku perusahaan. PBV yang rendah menunjukkan bahwa saham tersebut relatif murah dibandingkan dengan nilai buku perusahaan. 

Namun, perlu diingat bahwa PBV harus dianalisis bersama dengan faktor lainnya seperti kinerja perusahaan, persaingan di industri, risiko pasar, dan lain-lain.

Nilai buku per lembar saham perusahaan = Total Nilai Ekuitas Perusahaan / Jumlah Lembar Saham yang Beredar

Total nilai ekuitas perusahaan dihitung sebagai selisih antara total aset perusahaan dengan total liabilitas perusahaan. Jumlah lembar saham yang beredar dapat ditemukan di laporan keuangan perusahaan.

Faktor yang Mempengaruhi PBV (Price to Book Value)

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi PBV, baik dari sisi perusahaan maupun pasar saham. Berikut adalah beberapa faktor yang mempengaruhi PBV.

1. Kinerja Perusahaan

Kinerja perusahaan dapat mempengaruhi PBV karena nilai buku perusahaan merupakan refleksi dari kinerja keuangan perusahaan. Jika kinerja perusahaan semakin baik, maka nilai buku perusahaan cenderung naik dan PBV akan menurun, sehingga saham menjadi lebih murah. Sebaliknya, jika kinerja perusahaan memburuk, nilai buku perusahaan akan turun dan PBV akan naik, sehingga saham menjadi lebih mahal.

2. Tingkat Utang Perusahaan

Tingkat utang perusahaan juga dapat mempengaruhi PBV. Jika perusahaan memiliki tingkat utang yang tinggi, nilai buku perusahaan akan berkurang, sehingga PBV akan meningkat. Sebaliknya, jika perusahaan memiliki tingkat utang yang rendah, nilai buku perusahaan akan meningkat dan PBV akan menurun.

3. Persaingan di Industri

Persaingan di industri juga dapat mempengaruhi PBV. Jika persaingan di industri semakin ketat, nilai buku perusahaan cenderung menurun, sehingga PBV akan meningkat. Sebaliknya, jika persaingan di industri semakin sedikit, nilai buku perusahaan cenderung meningkat, sehingga PBV akan menurun.

4. Risiko Pasar

Risiko pasar juga dapat mempengaruhi PBV. Jika pasar saham sedang dalam kondisi yang tidak stabil, maka PBV cenderung turun, karena investor cenderung menghindari saham dan beralih ke instrumen investasi yang lebih aman. Sebaliknya, jika pasar saham sedang stabil, PBV cenderung meningkat, karena investor cenderung lebih tertarik pada saham.

5. Kepercayaan Investor

Kepercayaan investor terhadap perusahaan juga dapat mempengaruhi PBV. Jika investor percaya bahwa perusahaan memiliki prospek yang cerah dan kinerja yang baik di masa depan, maka PBV cenderung menurun karena investor lebih tertarik pada saham. Sebaliknya, jika investor kehilangan kepercayaan pada perusahaan, PBV cenderung meningkat karena investor lebih memilih instrumen investasi yang lebih aman.

Kesimpulan

PBV (Price to Book Value) adalah salah satu metrik keuangan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi PBV, baik dari sisi perusahaan maupun pasar saham. Investor perlu memperhatikan faktor-faktor ini ketika memutuskan untuk membeli atau menjual saham. 

Selain itu, perlu juga dipertimbangkan bahwa PBV (Price to Book Value)hanya merupakan salah satu faktor dalam mengevaluasi saham dan tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya patokan untuk menentukan keputusan investasi. 

RECOMMENDATION FROM EXPERT:

Pastikan anda Mengetahuinya dengan BACA dan PAHAMI dalam artikel ini.

Share artikel ini ke temanmu dan DAPATKAN FREE KONSULTASI langsung dengan Saya untuk mengenal trading lebih detail.

CALL atau whatsapp dan cari HADI silahkan hubungi di SINI


Artikel Terkait