ARTIKEL BARU

ARTIKEL BARU

5 Cara Memilih Robot Trading

Story by : Citra Nuraini
Category at: Artikel Baru
Published : April 26, 2022
Dilihat: 71 kali

Seorang Blogger yang menyukai bidang jurnalistik, content writer, SEO, dan copywriting. Menyukai isu seputar dunia finansial, film, kebudayaan, dan human interest. Saat ini bergabung di belajartrading.co.id sebagai content writer.


zoom

Belakangan ini kita dihebohkan dengan kasus robot trading. Robot trading adalah perangkat lunak komputer, disebut juga algoritma trading dengan kecerdasan buatan, yang digunakan untuk mengeksekusi trading forex atau online secara otomatis. Sebagai sebuah alat bantu trader, kamu tetap bisa menggunakan robot trading. Namun, ada beberapa hal yang patut diperhatikan. Ini 5 cara memilih robot trading.

1. Keamanan dan keandalan

Karena robot trading seperti perangkat komputer, faktor penting pertama adalah keamanan dan keandalannya. Robot tradingmu harus kuat dari terhadap virus dan serangan online.

2. Kecepatan eksekusi perintah

Kecepatan robot trading merupakan faktor penting. Robot dapat menerima perintah dan mengeksekusinya dalam hitungan detik, bahkan milidetik. Dalam kurun waktu itu, kinerja robot sudah termasuk dalam menganalisis pasar (sesuai dengan parameter yang ditentukan) kemudian mengeksekusi perintah.

Semakin cepat robot, semakin kecil pula kesalahan yang diakibatkan perbedaan harga ketika membuat pesanan dan mengirimnya ke pasar. Kecepatan juga meminimalkan penolakan perintah karena jumlah slippage telah melebihi batas yang ditentukan broker. Selain itu, kecepatan mengurangi risiko pesanan ulang (re-quotes) dan meminta harga pasar lain untuk dieksekusi karena harga yang diminta tidak ada.

3. Memiliki Manajemen Risiko

Robot trading yang baik, pasti menyediakan alat manajemen risiko yang lengkap dan mudah diatur. Fitur-fitur ini pun selayaknya bisa digunakan untuk tipe akun apa pun, broker mana pun, dan mata uang apa pun. Pada fitur alat manajemen risiko, pastikan pula ada pengaturan berapa banyak/persen keuntungan dan kerugian yang diambil. Alat yang baik akan menyediakan fitur ini dalam backtesting atau pengujian keakuratan prediksi/pengaturan robot.


Artikel Terkait