ARTIKEL BARU

ARTIKEL BARU

APA ITU Earning Per Share (EPS)

Story by : Indri Dwi
Category at: Analisa Fundamental
Published : April 13, 2021
Dilihat: 231 kali

Indri Dwi adalah Seorang Trading Coach dan Profesional trader yang memiliki lebih dari 8 tahun pengalaman dalam perdagangan Emas & Forex. Keahliannya dalam trading khususnya saat menggunakan Exponential Moving Average. Indri ada disini untuk membimbing Anda dalam trading dan membantu Anda menemukan broker yang tepat dan terpercaya.Dia ada di sini untuk membantu Anda mendapatkan broker tepercaya.


zoom

Pada Analisa fundamental, salah satu hal yang harus diperhitungkan adalah Earning Per Share (EPS), nah apa si Earning Per Share (EPS) itu? Yuk kita kupas.

Pada dasarnya, earning per share adalah suatu perhitungan dividen untuk perusahaan terbuka atau tbk. Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa tujuan utama suatu perusahaan adalah agar bisa memberikan keuntungan pada pemilik bisnis atau untuk para pemegang saham perusahaan.

Nah, bentuk keuntungan yang diberikan pada para pemegang saham atau investor tersebut adalah dividen. Setiap trader ataupun investor yang menanamkan dananya pada perusahaan go publik sudah pasti mengetahui istilah earning per share atau EPS ini. Kita bahas detailnya yaa.

1. Pengertian Earning Per Share

pengertian-APA_ITU_Earning_Per_Share_(EPS)_-belajar-trading
sumber: freepik
Earning Per Share (EPS) adalah laba bersih perusahaan atau  rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur seluruh laba bersih yang didapatkan dari setiap jumlah lembaran saham yang sudah diedarkan.

Pengertian lain earning per share adalah suatu representasi dari seluruh jumlah dana yang bisa diterima oleh pemilik saham atas setiap lembaran saham yang dimiliki investor. Umumnya, pembagian dividen ataupun keuntungan saham ini dilakukan setiap akhir tahun.

Dalam suatu perusahaan, earning per share umumnya setara dengan revenue. Artinya, bila perusahaan bisa mendapatkan revenue yang cukup besar maka nilai earning per share perusahaan tersebut juga tinggi.

Sebaliknya, jika earning per share pada perusahaan tinggi, maka nilai revenue pada perusahaan tersebut juga tinggi. Selain revenue, faktor lainnya seperti profit margin juga bisa dijadikan sebagai pertimbangan dalam hal melakukan perhitungan pada keuntungan perusahaan.

Skala perusahaan pun tidak bisa dijadikan patokan resmi dalam menjamin nilai EPS. Jadi, perusahaan dengan skala yang besar sekalipun tidak bisa memberikan jaminan bahwa earning per share nya tinggi.

Sebaliknya, perusahaan dengan skala kecil pun belum tentu akan menghasilkan nilai earning per share yang kecil hal tersebut umumnya dipengaruhi oleh nilai keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan dan jumlah saham yang diterbitkan oleh setiap perusahaan.

Untuk itu, direksi perusahaan bertanggung jawab penuh dalam menjalankan operasional perusahaan agar bisa memperoleh keuntungan yang maksimal, karena kinerja mereka sangat menentukan nilai earning per share perusahaan.


2. Rumus Menghitung Earning Per Share

cara-hitung-pengertian-APA ITU Earning Per Share (EPS) -belajar-trading-belajar-trading
sumber: freepik
Untuk menghitung earning per share, Anda bisa menggunakan rumus sebagai berikut:

Earning Per Share = (Laba bersih – Dividen preferen) : Jumlah saham yang beredar pada akhir periode

Berdasarkan rumus tersebut, bisa diketahui bahwa untuk menghitung nilai earning per share, Anda tidak perlu menginput dividen pada saham preferen. Earning per share hanya menilai pendapatan yang ada untuk para pemilik saham biasa.

Sedangkan untuk para pemilik saham preferen, harus dikeluarkan terlebih dahulu agar nilainya tidak menjadi pemilik saham biasa.

Umumnya, nilai earning per share memang terbilang kecil karena dihitung pada tiap lembar saham yang diedarkan. Namun, setiap investor biasanya tidak hanya mengantongi satu lembar saham. Mereka umumnya mempunyai jumlah lot saham yang banyak.

Satu lot saham sama dengan 100 lembar saham, untuk itu semakin banyak lot yang dimiliki oleh pemilik saham maka akan semakin besar juga dividen yang akan mereka peroleh.

Perhitungan earning per share ini juga bisa dilakukan dengan menggunakan neraca dan laporan laba rugi. Tujuan utamanya adalah guna mendapatkan jumlah saham biasa yang sedang beredar pada akhir periode, dividen yang harus dibayarkan pada pemilik saham preferen, dan juga laba bersih.

Berhubungan dengan hal tersebut, maka perhitungan earning per share akan menjadi lebih akurat bila menggunakan jumlah rata-rata daripada tertimbang saham biasa dalam periode waktu pelaporan, karena jumlah saham bisa saja terus berubah dari waktu ke waktu.

3. Kapan menghitung Earning Per Share (EPS)?

calendar-cara-hitung-pengertian-APA ITU Earning Per Share (EPS) -belajar-trading-belajar-trading-belajar-trading
sumber: freepik
Namun biasanya, perhitungan earning per share ini berdasarkan pada laporan keuangan akhir tahun. Kenapa? Karena perusahaan akan lebih sering menerbitkan saham baru dan membeli kembali saham tersebut di sepanjang tahun, sehingga rata-rata nilai saham akan tertimbang digunakan dalam perhitungan.

Earning per share pada tiap perusahaan pun nilainya tidak selalu sama, tergantung dari waktu diterbitkannya saham tersebut. Rata-rata saham tertimbang pada saham biasa yang beredar bisa disederhanakan dengan cara menambahkan jumlah saham yang beredar pada awal dan juga akhir tahun, lalu dibagi menjadi dua.

RECOMMENDATION FROM EXPERT 

- Analisa Fundamental adalah atiran dasar trading paling penting selain Analisa Anda.
- Mau belajar investasi dan belajar trading lebih detail sekaligus dengan prakteknya? yuk langsung ke Sekolah Forex Gratis 
- Share artikel ini ke temanmu dan DAPATKAN FREE KONSULTASI langsung dengan Saya untuk mengenal trading lebih detail.
- CALL atau whatsapp dan cari INDRI silahkan hubungi di SINI


Artikel Terkait