ARTIKEL BARU

ARTIKEL BARU

Mesti Dihindari! Ini Dia Kesalahan Dalam Menentukan Stop Loss

Story by : Danuh Nuraga
Category at: MONEY MANAGEMENT
Published : August 16, 2021
Dilihat: 128 kali

Danuh Nuraga adalah Konsultan Perdagangan di Pasar Keuangan yang membantu Trader dan Investor profesional mendapatkan pengetahuan berharga dan strategi penting. Ia lulus dari California State University of Northridge di AS dan memperoleh gelar Bachelor of Science di bidang Manajemen Bisnis. Ia juga memiliki pengetahuan dalam dunia bisnis, namun memiliki pengetahuan yang sangat luas di bidang Penerbangan dan memiliki Lisensi Pilot.


zoom

Sumber: Freepik

Anda mungkin sudah sering mendengar pentingnya memasang Stop Loss: untuk membatasi risiko agar Anda terhindar dari loss yang terlalu besar. Namun, ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan trader forex pemula dalam memasang Stop Loss. Kenali beberapa kesalahan berikut dan pastikan Anda menghindarinya.

1. Tidak merencanakan Stop Loss dari awal

Banyak trader pemula yang mulai trading dengan menentukan ukuran lot terlebih dahulu, tapi ini kurang tepat. Langkah pertama yang perlu Anda lakukan saat akan membuka order di pasar adalah menentukan Stop Loss sesuai analisis Anda terhadap kondisi pasar saat itu. Baru setelahnya, tentukan ukuran lot yang ideal. Dengan begitu, Anda dapat menyesuaikan order sesuai pergerakan pasar dengan lebih baik. Baca cara lengkap menentukan ukuran lot di sini.

2. Stop Loss terlalu mepet atau terlalu jauh

belajar trading Mesti Dihindari! Ini Dia Kesalahan Dalam Menentukan Stop Loss 1
Sumber: Freepik

Mungkin Anda memasang Stop Loss terlalu dekat dengan entry level karena takut rugi terlalu besar. Namun, hal ini justru berisiko. Pergerakan harga forex sangatlah volatil, terutama pasangan-pasangan mata uang major. Sehingga, jika Anda memasang Stop Loss terlalu mepet, bisa-bisa order Anda akan tertutup otomatis sebelum harga sempat bergerak ke arah yang Anda inginkan. Jika ini terjadi berkali-kali, Anda malah jadi lebih rugi, bukan?

Sebaliknya, Stop Loss yang terlalu jauh dari entry level pun berisiko rugi yang relatif besar dalam satu kali transaksi. Untuk menghindarinya, Anda dapat memasang Stop Loss sesuai batas toleransi risiko yang dapat Anda terima. Biasanya batas risiko loss trader pemula ada di kisaran 1%-5% dari modal untuk satu kali transaksi. Pilih batas risiko senyaman Anda dan ikuti batas tersebut dengan konsisten.

3. Memindah-mindah Stop Loss

Ada kalanya Anda akan merasa tergoda untuk menggeser Stop Loss menjauh dari entry level karena harga bergerak semakin mendekati Stop Loss, dengan tujuan memberi kesempatan harga untuk berbalik arah. Namun, bagaimana kalau analisis Anda meleset dan harga tidak berbalik arah? Sampai sejauh apa Anda akan menggeser Stop Loss?

Solusi dari godaan memindahkan Stop Loss ini adalah kedisiplinan. Disiplin memilih batas Stop Loss sesuai toleransi risiko Anda, serta disiplin mematuhi Stop Loss yang sudah Anda tentukan sebelum membuat order.

4. Memasang Stop Loss tepat pada batas support atau resistance

belajar trading Mesti Dihindari! Ini Dia Kesalahan Dalam Menentukan Stop Loss 2
Sumber: Freepik

Support dan resistance memang dapat menjadi referensi yang dapat membantu Anda mencari peluang trading. Namun, sebaiknya hindari memasang Stop Loss tepat pada batas support atau resistance. Ini karena ada kemungkinan harga berubah arah setelah melewati batas support atau resistance. Akan lebih bijak jika Anda memasang Stop Loss beberapa pip di bawah level support atau beberapa pip di atas level resistance.

 

RECOMMENDATION FROM EXPERT :

- Pastikan anda Mengetahuinya dengan BACA dan PAHAMI dalam artikel ini.

- Share artikel ini ke temanmu dan DAPATKAN FREE KONSULTASI langsung dengan Saya untuk mengenal trading lebih detail.

- Untuk pembelajaran lebih intensif dan lebih dalam, silahkan ke Sekolah Forex Gratis

- CALL atau whatsapp dan cari DANUH silahkan hubungi di SINI


Artikel Terkait