ARTIKEL BARU

ARTIKEL BARU

Siklus Ekonomi Serta Pengaruhnya Terhadap Pasar Forex

Story by : Danuh Nuraga
Category at: Analisa Fundamental
Published : May 03, 2021
Dilihat: 168 kali

Danuh Nuraga adalah Konsultan Perdagangan di Pasar Keuangan yang membantu Trader dan Investor profesional mendapatkan pengetahuan berharga dan strategi penting. Ia lulus dari California State University of Northridge di AS dan memperoleh gelar Bachelor of Science di bidang Manajemen Bisnis. Ia juga memiliki pengetahuan dalam dunia bisnis, namun memiliki pengetahuan yang sangat luas di bidang Penerbangan dan memiliki Lisensi Pilot.


zoom

Sumber: iqtradingpro

Mari kita memahami konsep dasar dari siklus pasar. Bayangkan dalam satu pergerakan harga mata uang bergerak naik dan turun yang digambarkan pada satu grafik dalam bentuk gelombang. Bagian bawah gelombang adalah titik terendah dan bagian atas gelombang adalah titik tertinggi.

Setiap titik rendah terhubung ke titik tinggi, yaitu puncak gelombang. Waktu antara dua titik rendah atau dua titik yang paling tinggi dapat dianggap sebagai siklus. Siklus pasar dapat dibagi dalam beberapa kelompok yang berbeda, yaitu siklus pendek, menengah dan jangka panjang.

Siklus jangka menengah dan jangka panjang sering digunakan dalam analisis forex jangka panjang, dimana diperkirakan harga yang berada pada satu siklus pergerakan ada kurang lebih 20-45 candle dengan time frame harian atau hingga kurang lebih 30-50 candle dengan time frame mingguan. Analisis forex dengan menggunakan jangka pendek melibatkan periode 100-400 candle dengan time frame 1-jam.

Anda mungkin menemukan siklus yang lebih pendek, namun siklus jangka panjang yang paling banyak digunakan untuk menentukan trend pasar dari harga tertinggi dan harga terendah, yaitu pada saat para trader menggunakan kesempatan untuk membuka posisi beli atau membuka posisi jual.

Jadi metode ini juga dapat menambah satu masukan yang dapat dipertimbangkan ketika kita hendak masuk ke dalam pasar.

 

Pengaruh Siklus Ekonomi Terhadap Pasar Forex

Belajar Trading Siklus Ekonomi Serta Pengaruhnya Terhadap Pasar Forex 1Sumber: iqtradingpro

Siklus ini mengikuti trend pertumbuhan ekonomi yang berfluktuasi sesuai dengan aktivitas investor dan konsumen seperti ditunjukkan pada indikator fundamental. Perubahan indikator fundamental saat ekspansi, kontraksi dan resesi akan sangat mempengaruhi pergerakan nilai mata uang suatu negara. Saat terjadi resesi global, mata uang berbagai negara cenderung melemah, dan sebaliknya saat booming atau ketika terjadi ekspansi, nilai mata uang cenderung menguat.

 

Ada 4 fase dalam siklus ekonomi yaitu ekspansi (expansion), puncak (peak), resesi (recession) dan lembah (trough atau bottom).

 

Ekspansi

Siklus ekspansi terjadi setelah perekonomian berada di titik yang paling rendah akibat resesi. Fase ini sering disebut dengan recovery atau perbaikan, yang ditandai dengan meningkatnya produksi dan tumbuhnya tenaga kerja. Para analis berpendapat pada fase ini tingkat inflasi masih relatif rendah hingga perekonomian berada pada kapasitas penuh, atau mencapai level puncak (peak). Mata uang masih cenderung lemah hingga tingkat inflasi meningkat dan bank sentral menaikkan tingkat suku bunga.

 

Puncak

Bila ekonomi berada pada puncak (peak), recovery sudah maksimal dengan target pertumbuhan yang sudah tercapai. Pada fase ini tingkat pengangguran berada pada level yang paling rendah dan perekonomian telah bekerja pada kapasitas penuh.

Dalam kondisi ekonomi puncak, seluruh modal investasi dan sumber daya manusia dipergunakan untuk meningkatkan produksi. Tekanan inflasi bertambah hingga bank sentral menyesuaikan tingkat suku bunganya. Mata uang cenderung menguat, dan arus modal yang masuk cenderung meningkat.

 

Resesi

Belajar Trading Siklus Ekonomi Serta Pengaruhnya Terhadap Pasar Forex 2Sumber: iqtradingpro

Fase resesi terjadi pada periode dimana aktivitas bisnis dan output suatu negara terus menurun. Periode ini juga disebut dengan periode kontraksi, yang ditandai dengan tingkat pengangguran yang meningkat serta iklim investasi yang turun.

Analis berpendapat bahwa resesi terjadi bila tingkat pertumbuhan negatif selama 2 kwartal berturut-turut, dan ditandai dengan aktivitas bisnis yang cenderung menurun. Pada fase ini indikator output industri, penjualan dan tingkat kepercayaan konsumen serta produsen cenderung menurun hingga memperlemah nilai mata uang negara tersebut.

 

Lembah

Fase ini adalah titik terendah level produksi dan tenaga kerja. Analis berpendapat di masa sekarang periode ini tidak terjadi dalam waktu lama setelah para ekonom belajar dari depresi besar (great depression) yang terjadi di Amerika Serikat dan menyeret dunia ke resesi global pada awal tahun 1930-an, hingga baru pulih setelah berlangsung lebih dari 10 tahun.

Pada fase ini nilai mata uang berada pada level yang paling lemah, dengan volume perdagangan yang juga rendah. Namun bila tanda-tanda recovery telah mulai tampak, investor dan spekulan mulai masuk hingga nilai mata uang negara tersebut akan cenderung menguat dengan cepat.

 

RECOMMENDATION FROM EXPERT :

- Pastikan anda Mengetahuinya dengan BACA dan PAHAMI dalam artikel ini.

- Share artikel ini ke temanmu dan DAPATKAN FREE KONSULTASI langsung dengan Saya untuk mengenal trading lebih detail.

- Untuk pembelajaran lebih intensif dan lebih dalam, silahkan ke Sekolah Forex Gratis

- CALL atau whatsapp dan cari DANUH silahkan hubungi di SINI


Artikel Terkait