ARTIKEL BARU

ARTIKEL BARU

MEMINIMALISIR RESIKO TRADING

Story by : Hadi J
Category at: MONEY MANAGEMENT
Published : January 05, 2022
Dilihat: 87 kali

Hadi adalah penasihat perdagangan di pasar berjangka sebagai pedagang valas dan komoditas. Sebagai seorang trader scalper, Dia menggunakan strategi Trendline dan Indikator Aligator untuk trading. Dia akan membantu Anda mempelajari cara menghasilkan uang dari 'zero' menjadi 'hero'.


zoom

Dalam trading, risiko dan profit memang merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan. Semakin besar potensi keuntungan, maka semakin besar pula risikonya. Namun, tentunya Anda tidak akan mendapatkan untung jika risiko yang Anda dapatkan sama atau bahkan lebih besar dari potensi profit.
Dalam dunia investasi pasti tidak dapat lepas dari resiko. Hukum yang berlaku adalah semakin besar potensi keuntungan, maka semakin besar pula potensi resiko. Demikian pula dalam trading forex. Forex tergolong jenis investasi dengan resiko paling tinggi. Hal ini sudah banyak disebutkan di berbagai sumber.

Saatnya Menghindari Risiko Trading dengan Cara Di Bawah Ini :

Hindari Trading Terlalu Sering (Overtrade)

Banyak trader sukses memiliki persentase kemenangan trading yang berkisar antara 30-40%? Hal tersebut disebabkan sifat market forex yang memang tidak dapat ditebak sepenuhnya. Hal itu yang membuat semakin sering Anda trading tanpa persiapan serta tujuan yang jelas, semakin besar pula potensi risiko menghampiri Anda.

Hal ini dipengaruhi fakta bahwa banyak trader merasa tidak sabar untuk segera membalas kerugian di sesi trading sebelumnya, dengan membuka posisi trading baru secepatnya. Trading dengan dorongan emosional yang besar seperti itu seringkali membuat Anda tidak melakukan analisis yang cukup baik dan memperbesar kemungkinan rugi.

Gunakan Fitur Stop Loss dalam Setiap Transaksi

Stop Loss adalah nilai batasan harga terendah yang ditentukan untuk membatasi kerugian. Saat pergerakan harga menyentuh nilai ini, maka sistem secara otomatis akan menutup order atau posisi tersebut.

Saat membuka posisi trading baru, pastikan Anda menggunakan fitur stop loss untuk mencegah terjadinya kerugian di luar pengawasan. Secara umum, fitur ini akan otomatis menutup posisi perdagangan Anda saat kerugian telah mencapai batasan poin yang telah Anda tetapkan sebelumnya. Rata-rata trader menerapkan kerugian maksimal 10-20% pada stop loss.

Fokus ke Pasangan Mata Uang yang Anda Kuasai

Terkadang, Anda akan tergiur untuk menempatkan posisi trading pada pasangan mata uang yang sedang bergerak aktif. Meski demikian, hal tersebut sebaiknya tidak Anda lakukan jika pasangan mata uang tersebut kurang Anda pahami.

Sebab, pasar forex sangat dipengaruhi oleh berbagai event dan momentum yang terjadi di dunia. Sehingga, jika Anda tidak memiliki sumber informasi yang cukup mengenai pasangan mata uang tersebut, kemungkinan besar Anda tidak akan dapat melakukan analisis yang cukup untuk mengantisipasi kemungkinan pergerakan yang berlawanan dengan perkiraan Anda.

RECOMMENDATION FROM EXPERT :

  • Pastikan anda Mengetahuinya dengan BACA dan PAHAMI dalam artikel ini.
  • Share artikel ini ke temanmu dan DAPATKAN FREE KONSULTASI langsung dengan Saya untuk mengenal trading lebih detail.
  • CALL atau whatsapp dan cari HADI silahkan hubungi di SINI

Artikel Terkait