ARTIKEL BARU

ARTIKEL BARU

MENDETEKSI REVERSAL DI UJUNG BULLISH? CARI PATTERN INI!

Story by : Danuh Nuraga
Category at: Analisa Teknikal
Published : January 07, 2020
Dilihat: 2558 kali

Danuh Nuraga adalah Konsultan Perdagangan di Pasar Keuangan yang membantu Trader dan Investor profesional mendapatkan pengetahuan berharga dan strategi penting. Ia lulus dari California State University of Northridge di AS dan memperoleh gelar Bachelor of Science di bidang Manajemen Bisnis. Ia juga memiliki pengetahuan dalam dunia bisnis, namun memiliki pengetahuan yang sangat luas di bidang Penerbangan dan memiliki Lisensi Pilot..


zoom

Mau tau strategi trading yang simple tapi efektif? Oke saya jelaskan salah satunya. Namanya adalah Shooting Star Strategi, Shooting Star adalah salah satu Teknik analisa yang menggunakan Candlestick. Kegunaan dari Shooting Star Ini adalah penanda awal dari reversalnya suatu trend (dari Bullish menjadi Bearish). Awalnya, penemu teknik trading ini mengadopsi logika dari hukum aksi-reaksi dari Newton, “setiap aksi memiliki konsekuensi (reaksi) sama kuat dan berlawanan arahnya”. Jadi misalnya, disaat para Buyer sedang berusaha menaikkan harga dan disaat yang sama dia harus menanggung reaksi dari seller. Sekarang, bagaimana kita membaca pola Shooting Star ini? Caranya itu tidak mudah, tapi tidak sulit juga.

Buyer & Seller

Buyer dan Seller di market tentunya bergerak berlawanan arah. Jika Buyer berusaha menikkan harga setinggi-tingginya. Kebalikannya dari Seller, mereka akan mencoba menahan reli harga yang terus keatas. Jika volume yang Buyer lebih besar daripada volume Seller maka reli harga akan berlanjut. Begitupun sebaliknya, jika volume Seller lebih besar maka pergerakan harga akan berbalik arah (reversal). Tanda-tanda reversal mulai nampak saat candlestick menunjukkan harga lower dari candle berada tidak jauh dari opening sedangkan harga high-nya telah jauh meninggalkan badan candlestick. Pada momen itu daya beli para bull telah mencapai titik resistance dan tak mampu lagi menanggung kekuatan reaksi dari para seller. Shooting Star Confirmed! Berikut ini adalah contoh dari Candlestick Shooting Star :

Nah, selanjutnya adalah contoh Shooting Star di dalam Chart :

Nah, Anda sudah memahami bagaimana cara mengidentifikasi candlestick Shooting Star, sekarang saya akan membahas bagaimana caranya untuk digunakan.

Cara Menggunakan Teknik Trading Shooting Star

Satu hal yang sangat penting bagi semua yang ingin memakai cara ini, Jangan langsung bereaksi (open Posisi) terhadap semua pola candlestick Shooting Star! Karena tingkat akurasi dari pola ini tergantung dari beberapa faktor, yakni Timeframe dan Level Resistance. Saya menyarankan agar menggunakan timeframe daily hingga timeframe (H1) untuk pemula. Karena jika diaplikasikan pada timeframe yang lebih rendah dari H1, resiko false break atau fake signal akan semakin tinggi. Begitu juga dengan garis resistansinya, sangat jelas kita lihat bahwa pola Shooting Star ini digunakan untuk menginformasikan reversal. Oleh karena itu, pastikan bahwa pola tersebut muncul pada saat harga mendekati garis resistance. Selain itu, perhatikan pula di mana garis supportnya untuk menentukan posisi Take Profit kita.

RECOMMENDATION FROM EXPERT:

  • Apakah anda belum menguasai tentang Pola SHOOTING STAR di Candlestick ? Pastikan anda Membaca dan Memahami Pola Shooting Star dalam artikel ini.
  • Share artikel ini ke temanmu dan DAPATKAN FREE KONSULTASI TEKNIK dan POLA TRADING ini langsung dengan Saya untuk mengenal trading lebih detail.
  • CALL atau Whatsapp dan cari INDRI silahkan hubungi di SINI

Artikel Terkait