ARTIKEL BARU

ARTIKEL BARU

MENGENAL ANALISA SUPPORT DAN RESISTANCE

Story by : Geraldo Kofit
Category at: Artikel Baru
Published : April 06, 2022
Dilihat: 140 kali

Geraldo Kofit adalah Seorang Profesional Trader yang sudah lama berkecimpung di dunia trading kurang lebih 2 tahun. Dengan 2 teknik sederhana Trend Line dan Moving Average, Gerald siap untuk membantu anda sebagai Trading Advisor handal..


zoom

Support dan Resistance dalam market merupakan sebuah batasan yang menghubungkan titik-titik tertinggi dan terendah harga. Strategi yang sering disingkat dengan inisial SR ini memiliki banyak manfaat dengan banyak tujuan yang dapat membantu trader, baik pemula maupun profesional. Lalu, Apakah maksud dari analisa support dan resistance

Membantu Trader dalam Mengambil Tindakan Saat Pembalikan Tren

Level S/R memperlihatkan pergerakan harga dan fluktuasi pasar. Seperti adanya pembalikan harga (bounce) yang berarti harga akan stabil atau malah terjadi kontinuasi harga (break). Dengan begitu, trader bisa menentukan kapan akan menentukan entry dan exit point dalam kondisi pasar yang berpeluang mendapatkan profit. Area support dan resistance memiliki bobot yang sama besar, dan berguna untuk mengidentifikasi awal arah tren membeli di level support pada kondisi uptrend atau menjual di level resistance pada kondisi downtrend. Dari rangkaian beberapa level support, Anda menemukan bahwa sedang terjadi uptrend yang artinya reversal harga akan tetap terjadi sebelum menciptakan titik tertinggi yang baru. Sedangkan rangkaian dari beberapa level resistance berarti sedang terjadi downtrend artinya reversal harga akan tetap terjadi sebelum menciptakan titik terendah yang baru.

Mengetahui Supply & Demand

Supply adalah jumlah barang yang tersedia, sementara Demand adalah jumlah barang yang diinginkan. Untuk memahaminya, mari gunakan sebuah ilustrasi sederhana berikut ini. Bayangkan Anda akan menjual jeruk hasil kebun sendiri di pasar terdekat dan Anda tidak perlu harus menjual habis semua jeruk karena harga jeruk yang sedang melambung tinggi. Saat supply melebihi demand, harga akan bergerak naik menyentuh level resistance. Anda punya peluang profit dengan cara menjual karena nantinya harga diperkirakan turun. Begitupun sebaliknya saat demand melampaui supply, harga akan bergerak turun menyentuh level support. Ada peluang profit dengan cara membeli karena nantinya harga diperkirakan naik.

Menentukan Posisi Entry

Jika mengandalkan Support dan Resistance dalam forex, maka posisi entry biasanya ditentukan setelah harga tertutup di atas atau di bawah SR. Apabila harga telah gagal menembus Support misalnya, maka entry buy bisa dilakukan setelah harga selesai tertutup di atas Support. Sementara apabila harga tampak menembus Support, maka sebaiknya jangan entry sell sebelum harga benar-benar tertutup di bawah Support untuk mengkonfirmasi breakout. Perlu diketahui juga, ada waktu-waktu yang berbahaya untuk masuk ke dalam pasar, karena harga biasanya tidak bisa diprediksi dengan metode analisa di atas pada waktu-waktu tersebut. Salah satu prinsip dasar yang perlu diketahui saat akan menaruh posisi entry adalah: Jangan melakukan entry posisi saat ada berita berdampak besar, karena pasar akan menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi.

RECOMMENDATION FROM EXPERT:

  • Pastikan anda Mengetahuinya dengan BACA dan PAHAMI dalam artikel ini.
  • Share artikel ini ke temanmu dan DAPATKAN FREE KONSULTASI langsung dengan Saya untuk mengenal trading lebih detail.
  • CALL atau whatsapp dan cari GERALD silahkan hubungi di SINI

Artikel Terkait