ARTIKEL BARU

ARTIKEL BARU

MINDSET TRADING ALA PAUL TUDOR JONES

Story by : Hadi J
Category at: Psikologi
Published : January 20, 2021
Dilihat: 816 kali

Hadi adalah penasihat perdagangan di pasar berjangka sebagai pedagang valas dan komoditas. Sebagai seorang trader scalper, Dia menggunakan strategi Trendline dan Indikator Aligator untuk trading. Dia akan membantu Anda mempelajari cara menghasilkan uang dari 'zero' menjadi 'hero'.


zoom

Paul Tudor Jones adalah salah satu trader legendaris di dunia. Ia juga merupakan pendiri Tudor Investment Corporation, perusahaan manajemen aset. Pada Maret 2014, ia diperkirakan memiliki kekayaan bersih US $4,3 miliar pada Majalah Forbes dan peringkat 108 orang terkaya Amerika dan peringkat 345 terkaya di dunia. Boleh dibilang ia adalah seorang macro trader tersukses dunia. Paul Tudor Jones lahir September 28, 1954 di Memphis, Tennessee. Jones mendapatkan gelar sarjana di bidang ekonomi pada tahun 1976. Pada tahun 1976, ia mulai bekerja di bursa sebagai administrasi dan kemudian menjadi broker untuk EF Hutton & Co. Sepupu Jones, William Dunavant, Jr., salah satu pedagang kapas terbesar di dunia, menyarankan Jones pergi ke New Orleans untuk berbicara dengan broker komoditas Eli Tullis, yang mempekerjakannya dan kemudian membimbingnya dalam perdagangan berjangka kapas di New York Cotton Exchange.

Pada tahun 1980, Jones mendirikan Tudor Investment Corporation, yang saat ini merupakan sebuah perusahaan manajemen aset terkemuka yang berkantor pusat di Greenwich, Connecticut. Salah satu keberhasilan Jones yang paling fenomenal adalah memprediksi Black Monday pada tahun 1987. Ia membuat uangnya menjadi tiga kali lipat lebih banyak karena posisi short. Pada Februari 2013, Majalah Forbes mencatat Paul Tudor Jones sebagai salah satu dari 40 manajer hedge fund berpenghasilan tertinggi.

Hal-Hal Penting Yang Bisa Dipelajaran Untuk Meningkatkan Mindset trading-mu:

  • Aturan Paling Penting Adalah Pertahanan
    Konsistensi bertahan menjadi aturan yang penting dalam prinsip trading bagi Paul Tudor Jones. Maksudnya, strategi bertahan dari risiko kerugian apabila pasar tidak bergerak sesuai ekspektasi. Sudah menjadi pengetahuan umum jika pasar finansial (apalagi pasar forex) bergerak secara fluktuatif dan sulit untuk diperkirakan secara pasti. Trader hanya bisa menganalisa, tapi bagaimana pergerakan sesungguhnya tidak bisa diprediksi secara akurat 100%. Sehingga, kita sebagai trader sebaiknya tidak mempertaruhkan seluruh modal yang dimiliki saat bertransaksi. Selalu gunakan Stop Loss di setiap posisi untuk mencegah risiko kerugian total.
     
  • Mencari Keuntungan Dari Peluang Kecil
    Pelajaran yang kita bisa peroleh dari kisah sukses Paul Tudor Jones lainnya adalah mencari peluang dari pergerakan-pergerakan. Tidak harus menjadi trader jangka panjang yang hanya membidik peluang dari gelombang-gelombang besar, kamu juga bisa memanfaatkan peluang profit dari pergerakan kecil harga. Meski keuntungannya tidak besar, tapi cara ini memungkinkan kamu untuk memperoleh profit lebih sering karena time frame yang dijadikan patokan adalah time frame rendah.
     
  • Kurangi Ukuran Transaksi Saat Sedang Loss
    Prinsip trading ini diterapkan oleh Paul Tudor Jones saat pasar sedang tidak dalam keadaan yang baik. Ia tidak keluar dari pasar, tapi tetap bertahan dengan strategi defensif. Mengurangi ukuran transaksi adalah salah satu bentuk meminimalisir besar risiko, sekaligus membuktikan kesadaran si trader akan perubahan tingkat risiko yang tengah dihadapi.
     
  • Kurangi Volume Perdaganganmu Bila Sedang Buruk
    Buat kamu yang trading forex, mengurangi nilai transaksi ini sama saja dengan mengurangi ukuran lot dalam posisi terbuka. Caranya bisa dengan klik kanan pada riwayat posisi terbuka di MetaTrader, lalu pilih "Modify or Delete Order", pilih "Market Execution" pada kolom type, dan sesuaikan ukuran lot sebelum menekan tombol "Close Order". Menariknya lagi, cara ini juga menjadi salah satu aturan dalam strategi trader lain yang tak kalah terkenal, yakni Kathy Lien.
     
  • Jangan Trading Dalam Situasi Penuh Ketidakpastian
    Melakukan perdagangan jangka pendek dalam waktu 1-2 hari saja memiliki risiko yang lebih besar dibanding perdagangan jangka panjang. Karena itu, kamu harus tahu kapan saat kondisi pasar bisa dimanfaatkan untuk trading dan kapan saat pasar sedang dipenuhi ketidakpastian. Dalam istilah teknikal, kondisi pasar yang tidak layak diperdagangkan adalah kondisi choppy. Ini bisa dikenali dari pergerakan harga yang tidak membentuk arah tren tertentu, atau bergerak terbatas dalam kisaran Support Resistance yang tidak terbaca.

RECCOMENDATION FROM EXPERT :

  • Jadi, diharapkan artikel ini dapat memberikan kemudahan anda dalam trading. Temukan informasi lain yang mudah dan cocok untuk anda dalam segala kondisi market.
  • Share artikel ini ke temanmu dan DAPATKAN FREE KONSULTASI TRADING ini langsung dengan Saya untuk memaksimalkan profit anda.
  • CALL atau whatsapp dan cari HADI silahkan hubungi di SINI

Artikel Terkait