ARTIKEL BARU

ARTIKEL BARU

PANDUAN MEDIA SOSIAL UNTUK TRADING FOREX

Story by : Debby Lukito Goeyardi
Category at: PERANGKAT PEMBANTU
Published : February 19, 2021
Dilihat: 191 kali

Debby Lukito Goeyardi adalah seorang penulis yang sudah menerbitkan belasan buku. Dengan bekal ilmu dari jurusan Business Administration di Kennedy-Western University, Debby siap memasuki dunia pasar keuangan bersama PT. Astronacci International.


zoom

Bagi trader dan broker yang ingin makin mengedukasi generasi Z dan generasi Milenial mengenai pasar forex, Anda bisa memanfaatkan media sosial berikut ini.

Strategi pemasaran untuk FACEBOOK:

#1 - Isilah halaman bisnis Facebook Anda dengan konten yang menarik:

Menurut survei di Inggris, 20% generasi Milenial berinvestasi di cryptocurrency dengan aset yang bisa diinvestasikan sebesar £20.000 atau lebih. Lebih dari 43% trader forex berasal dari generasi Milenial. Pastikan Anda mengisi halaman bisnis Anda di Facebook dengan konten menarik tentang dunia trading ini. 

#2 - Libatkan pengikut Anda dalam kuis dan kompetisi:

Kuis dan kompetisi bisa menjadi alasan bagi target Anda untuk mengunjungi halaman media sosial Anda. 

#3 – Berikan wawasan yang bermanfaat mengenai pasar untuk membangun loyalitas pengikut Anda:

Tujuannya adalah untuk menjadi sumber daya atas segala hal yang berhubungan dengan forex. Semakin berkualitas, loyalitas pengikut pada media sosial  Anda akan meningkat karena mereka percaya bahwa unggahan Anda selalu bermanfaat bagi mereka.

#4 – Memberikan bantuan dan pendampingan:

Generasi Milenial cenderung kurang sabar dan mengharapkan jawaban seketika dari rasa ingin tahu mereka. Faktanya, 25% laporan dari generasi Milenial selalu mengharapkan tindakan dalam 10 menit. Untuk mengatasinya, Anda mungkin perlu menyiapkan asisten virtual untuk membantu dalam membangun kepercayaan serta loyalitas. 

Strategi pemasaran untuk INSTAGRAM:

#1 – Gunakan bukti sosial:

Bukti sosial atau social proof merupakan suatu konsep bahwa orang akan mengikuti tindakan yang dilakukan oleh massa. Anda bisa ‘mengarahkan’ orang lain untuk mengikuti Anda dengan bahasa persuasif.

#2 – Maksimalkan penggunaan Instagram Story:

Gunakan fitur Instagram Story untuk membagi konten Anda ke dalam beberapa kategori. Hal ini membuatnya mudah dicerna dan Anda dapat menyimpannya sebagai ‘Sorotan / Highlight’ di bagian atas halaman akun Instagram Anda. Instagram Story bisa mengarahkan pengikut Anda pada tujuan tertentu dalam pikiran mereka.

 #3 – Berikan informasi yang berguna:

Informasi yang berguna akan menarik calon trader dan membantu trader yang ada dalam mencapai tujuan mereka. Pastikan unggahan Anda tidak menyesatkan dan harus memberikan pandangan yang seimbang mengenai forex.

Strategi pemasaran untuk TWITTER:

#1 – Sematkan (pinning) tweet baru yang menarik:

Anda tentunya ingin dilihat melakukan lebih dari sekedar mempromosikan platform Anda. Dengan memasang pin pada tweet berita lain yang relevan dan sesuai tren akan membantu orang melihat Anda sebagai broker atau trader yang berpikiran maju serta dapat mereka percayai.

 #2 – Manfaatkan tren dan event-event populer:

Mengetahui tanggal-tanggal atau event-event penting sepanjang tahun akan membantu Anda dalam merencanakan kalender media sosial yang menarik dan terperinci yang dikemas dengan konten yang relevan.

 #3 – ‘Hidupkan’ platform Twitter Anda dengan testimoni atau kutipan:

Mengunggah testimoni atau kutipan dari trader atau mitra lain akan membantu menghidupkan platform Anda dan memberi orang lain alasan untuk mengikuti apa yang Anda tawarkan. 

#4 – Pahami hastag Anda:

Ketahui hastag-hastag keuangan yang relevan. Media sosial forex memiliki keunikan tersendiri. Anda perlu mengetahui cara mengkomunikasikan ide pasar, menganalisis serta mengikuti peristiwa tren. 

Strategi pemasaran untuk YOUTUBE:

#1 – Unggah video YouTube mengenai edukasi forex:

Anda bisa menggunakan video YouTube untuk menjelaskan, terlibat, memperkenalkan produk baru, menjawab pertanyaan, mengedukasi trader hingga melihat berita dunia. 

#2 – Membuat playlist:

Cara terbaik untuk mengatur konten YouTube Anda adalah dengan membuat playlist. Cara ini akan memudahkan orang lain untuk menemukan konten yang mereka butuhkan sekaligus mendorong mereka untuk menonton video lain dalam daftar Anda. Pastikan playlist Anda dalam urutan yang logis. Sebagai contoh: pengumuman mengenai berita trading hingga webinar atau edukasi forex. 

Strategi pemasaran untuk TIK TOK:

#1 – Jadilah kreatif:

Kreatifitas akan mengundang audiens yang lebih muda untuk semakin penasaran dengan produk yang Anda tawarkan. Kreatifitas juga membuat unggahan Anda tidak membosankan dan inovatif.

#2 – Bekerja sama dengan influencer:

Hampir 44% generasi Z membuat keputusan pembelian berdasarkan rekomendasi dari influencer sosial yang mereka percayai.

 

Happy trading!

 


Artikel Terkait