ARTIKEL BARU

ARTIKEL BARU

THE BILLIONARE START : FIBONACCI RATIO

Story by : Danuh Nuraga
Category at: Analisa Teknikal
Published : January 06, 2020
Dilihat: 2199 kali

Danuh Nuraga adalah Konsultan Perdagangan di Pasar Keuangan yang membantu Trader dan Investor profesional mendapatkan pengetahuan berharga dan strategi penting. Ia lulus dari California State University of Northridge di AS dan memperoleh gelar Bachelor of Science di bidang Manajemen Bisnis. Ia juga memiliki pengetahuan dalam dunia bisnis, namun memiliki pengetahuan yang sangat luas di bidang Penerbangan dan memiliki Lisensi Pilot..


zoom

Fibonacci merupakan salah satu tool indikator yang sering digunakan para trader untuk melihat koreksi dari pergerakan harga. Fibonacci terdiri dari deretan angka-angka unik yang membentuk semacam pola. Pada 2 angka pertama dalam deret fibonacci adalah 0 dan 1, sedangkan angka yang dibelakangnya merupakan hasil dari penjumlahan dua angka sebelumnya. Rumus fibonacci sediri ditemukan oleh Leonardo of Pisa, berikut adalah ilustrasinya :

Dari deret angka fibonacci tersebut dihasilkan suatu rasio atau perbandingan atau hasil dari rumus yang sering disebut sebagai Rasio Fibonacci (Fibonacci Ration). Dalam analisa teknikal termasuk pada forex trading, rasio fibonacci yang penting adalah 0,236 – 0,382 – 0,5 – 0,618, atau yang biasa disebut GOLDEN RATIO.

“People think they see the golden ratio around them, in the natural world and the objects they love, but they can’t actually substantiate it, They are victims to their natural desire to find meaning in the pattern of the universe, without the math skills to tell them that the patterns they think they see are illusory.” - Devlin.

Nilai 0,618 sering disebut dengan Golden Ratio. Angka 0,618 ini didapat dari hasil membagi suatu angka di deretan tersebut dengan angka setelahnya. Misal saja 8/13 hasilnya adalah 0,6154. 34/55 = 0.61818. 55/89 hasilnya 0,6180 dan seterusnya. Semakin besar angka yang dibagikan maka semakin besar rasio yang dihasilkan mendekati nilai 0,618.

Nilai 0,382 didapat dari hasil membagi suatu angka dengan angka yang berada di dua jarak setelahnya. misal saja 34/89 = 0,3820. 55/144 = 0.3819 dan seterusnya. Nilai ini sama dengan jika angka Golden Ratio (0,618) dipangkat 2.

Nilai 0,236 didapat dari membagi suatu angka dengan tiga jarak setelahnya. misal 21/89 = 0.2359. 55/233 = 0,2361 dst. Nilai ini sama dengan jika angka Golden Ratio (0,618) dipangkat 3.

– Sedangkan nilai 0,50 didapat dari membagi angka 1 (angka ketiga dari deret fibonacci) dengan angka 2 (angka keempat dari deret fibonacci).

Dalam Analisis teknikal, rasio dalam fibonacci dapat digunakan sebagai alat bantu untuk menentukan level support dan resistance. Di sini, prinsip trading dengan support resistance bisa diterapkan dengan sempurna. Apabila penurunan harga tiba di support (batas bawah) terdekat, maka kemungkinan selanjutnya adalah harga menjauh (retrace) dari garis tersebut dan kembali naik. Sebaliknya, kenaikan harga yang membentur resistance (batas atas) terdekat berpotensi terhenti, untuk kemudian mundur (retrace) dan bergerak menurun. Sederhananya, support resistance bisa difungsikan sebagai lantai dan atap yang membatasi pergerakan harga.

RECOMMENDATION FROM EXPERT :

  • Join MRG Premiere untuk dapatkan rekomendasi signal FREE dan video-video menarik seputar trading yang SIMPLE tapi POWERFUL.
  • Share artikel ini ke temanmu dan DAPATKAN FREE KONSULTASI langsung dengan Saya untuk mengenal trading lebih detail.
  • CALL atau whatsapp dan cari HADI silahkan hubungi di SINI

Artikel Terkait