ARTIKEL BARU

ARTIKEL BARU

Trading biasanya disebut juga dengan aktivitas perdagangan

Story by : Indri Dwi
Category at: Artikel Baru
Published : February 09, 2023
Dilihat: 328 kali

Indri Dwi adalah Seorang Trading Coach dan Profesional trader yang memiliki lebih dari 8 tahun pengalaman dalam perdagangan Emas & Forex. Keahliannya dalam trading khususnya saat menggunakan Exponential Moving Average. Indri ada disini untuk membimbing Anda dalam trading dan membantu Anda menemukan broker yang tepat dan terpercaya..


zoom

sumber gambar: google image

Saat ini kegiatan trading sangat digemari oleh masyarakat dunia. Orang yang memiliki kemampuan trading di zaman ini adalah mereka yang kemungkinan akan memperoleh keuntungan yang besar. Namun, di samping itu juga orang yang bermain trading harus memiliki keberanian yang besar dalam menghadapi risiko yang besar. Trading biasanya disebut juga dengan aktivitas perdagangan. Trading adalah sebuah konsep ekonomi dasar yang melibatkan pembelian dan penjualan barang dan atau jasa. Tujuan dari aktivitas ini adalah untuk menghasilkan uang dan keuntungan materi lainnya. Contoh kegiatan trading yang sangat akrab di telinga masyarakat adalah aktivitas memperdagangkan saham. Seseorang dapat membeli saham dari sebuah perusahaan. Seseorang tersebut dapat menjual kembali saham tersebut dengan harga yang jauh lebih tinggi dibanding modal yang ia keluarkan saat membeli saham.

 

Money Management dalam Trading Forex, Gold, Crypto, US Stocks

Trader akan dapat dengan cepat mendapatkan keuntungan dari hasil trading, namun di balik itu trader juga harus bersiap karena trading juga mampu membuat trader mengalami kerugian yang besar. Untuk meminimalisir atau mencegah terjadinya kerugian yang besar, trader harus cerdas dalam mengelola aktivitas trading-nya. Trader harus mampu untuk melakukan money management. Money management adalah proses yang dilakukan trader untuk melakukan perencanaan dalam alokasi dana mulai dari alokasi kas, alokasi dana trading, hingga alokasi untuk cadangan kerugian. Money management perlu dibuat untuk menjadi acuan bagaimana agar trader merasa aman dalam mencapai tujuan mereka untuk mendapatkan keuntungan. Jika trader tidak merencanakan money management dan tidak mengeksekusinya maka trader akan melakukan trading sebebas-bebasnya tanpa memperhatikan kemungkinan risiko kerugian yang akan muncul di kemudian hari. Pastikan kamu membuat tujuan keuangan yang SMART (specific, measurable, attainable, relevant, timely). Dengan begitu kamu akan lebih mudah dalam membuat keputusan dalam kegiatan trading. Dua aktivitas seperti cut loss dan take profit sangat dapat kamu terapkan dalam menjalankan money management trading baik trading forex, gold, crypto, maupun US stocks.

CL MM belajar trading

 

sumber gambar: google image

Cut Loss dalam Trading Forex, Gold, Crypto, US Stocks

Sederhananya cut loss adalah sebuah cara untuk memotong kerugian yang lebih besar saat harga saham sedang mengalami penurunan secara drastis. Kegiatan ini dapat dilakukan saat kamu sedang melihat bahwa trading tidak berjalan dengan baik, maka di waktu itulah kamu dapat melakukan cut loss. Kamu dapat menjual saham dengan harga yang lebih rendah dari harga pembeliannya. Contohnya adalah ketika kamu berinvestasi pada saham X dengan harga Rp 10.000/lembar (harga beli) namun seiring waktu harganya semakin turun menjadi Rp 1.000 maka kamu sudah mengalami kerugian. Jika kamu tidak ingin mengalami kerugian lebih lanjut maka kamu dapat memutuskan untuk jual rugi saham atau cut loss. Pastikan setidaknya kamu berusaha untuk mendapatkan sisa modal untuk digunakan kembali pada peluang lain. Sebagai trader kamu perlu cepat dan bijaksana untuk melakukan cut loss secara manual di platform sekuritas tempat melakukan trading.

 

crypto mm belajar trading

sumber gambar: google image

Take Profit dalam Trading Forex, Gold, Crypto, US Stocks

Take profit adalah sebuah tindakan untuk melakukan penjualan saham yang dimiliki atau yang telah dibeli dengan level harga sesuai rencana atau sesuai harga yang diinginkan. Kegiatan ini cukup terbilang riskan karena trader harus memerhatikan berbagai kemungkinan risiko yang akan muncul. Dengan melakukan take profit, trader dapat menambah modal investasi atau penyusunan ulang portofolio investasi yang dimiliki. Namun perlu disadari bahwa keuntungan dari investasi akan berbeda-beda, tergantung jangka waktu sudah berapa lama trader melakukan trading dan tergantung dengan jenis trading yang dipilih. Apabila saham sedang naik maka kamu dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan take profit terlebih dahulu kemudian dapat membeli saham kembali. Kamu harus memiliki strategi untuk merealisasikan keuntungan sejak sebelum membeli saham. Dengan adanya strategi, kamu akan semakin termotivasi untuk mendapatkan nilai keuntungan yang kamu cita-citakan di momen take profit. Selain itu, menjadi penting juga untuk mempunyai kemantapan mental agar tidak menyesali setiap keputusan yang sudah kamu ambil.

 

 

Recommendation From Expert :

Mau belajar investasi dan belajar trading lebih detail sekaligus dengan prakteknya? yuk langsung ke Sekolah Forex Gratis

Share artikel ini ke temanmu dan DAPATKAN FREE KONSULTASI langsung dengan Saya untuk mengenal trading lebih detail.

Ingin tau bagaimana cara menggunakan menggunakan Fibonacci? CALL atau whatsapp dan cari INDRI silahkan hubungi di SINI


Artikel Terkait