ARTIKEL BARU

ARTIKEL BARU

TRADING FOREX = JUDI?

Story by : Debby Lukito Goeyardi
Category at: SEPUTAR FOREX
Published : July 15, 2020
Dilihat: 559 kali

Debby Lukito Goeyardi adalah seorang penulis yang sudah menerbitkan belasan buku. Dengan bekal ilmu dari jurusan Business Administration di Kennedy-Western University, Debby siap memasuki dunia pasar keuangan bersama PT. Astronacci International.


zoom

Banyak yang menganggap trading forex itu seperti berjudi (gambling). Bahkan, seorang forex trader dianggap sebagai seorang penjudi (gambler). Apakah benar?

Penjudi atau gambler di sini dikategorikan dalam para penjudi di kasino yang mempertaruhkan uangnya di mesin-mesin judi, permainan kartu poker, roulette, blackjack, judi pacuan kuda dan sebagainya. Umumnya, para gambler melakukannya demi suatu sensasi dan kesenangan belaka dalam proses mendapatkan keuntungan. Dalam gambling, peluang yang ada tidak disusun sesuai keinginan Anda. Istilah gambling di sini berbeda dengan jika Anda membuka restoran dan mempertaruhkan uang Anda demi kesuksesan restoran tersebut.

Berbeda dengan trading. Ketika Anda melakukan trading, Anda tentunya ingin menang juga. Trading forex memiliki sistem yang membuat Anda bisa menang. Karena sistem inilah, maka trading forex bukanlah kegiatan berjudi atau gambling seperti yang orang pikirkan. Trading forex lebih cenderung diperlakukan sebagai suatu bisnis di mana Anda menjalani suatu proses dan menerapkan suatu sistem jika ingin memenangkannya. Jadi ketika Anda berhasil menang dalam trading yang Anda jalankan, itu berarti kemenangan Anda sebaik manajemen resiko yang sudah Anda terapkan. Sebagai contoh: Anda sudah mendapat posiisi terbaik, namun jika Anda mempertaruhkan 20% dari akun Anda setiap kali melakukan trading, katakanlah sekitar 5 kali trading, akun Anda pun akan habis. Ini sama saja dengan cerita di mana Anda ingin berbisnis tanpa tahu apa pun sebelumnya, tanpa melakukan riset pasar dan sebagainya, lalu Anda menginvestasikan 90% akun Anda pada sesuatu yang belum Anda pahami.

Dalam forex, semua adalah tentang sebuah sistem, memahami posisi terbaik Anda serta resiko apa yang mengikutinya. Sebagai contoh: Anda memutuskan untuk trading forex dengan akun US $10.000 dengan perhitungan 10% akan menjadi resiko yang Anda pertaruhkan dari akun Anda. Berarti Anda mempertaruhkan US $1.000 per posisi yang Anda ambil. Dalam trading, pasti ada menang, ada kalah, ada masa break even di mana keuntungan sama besarnya dengan kerugian dan sebagainya. Anda tidak akan pernah bisa tahu rangkaian menang atau kalah tersebut karena semua ini adalah probabiltas.

Ketika Anda memperlakukan trading forex sebagai suatu bisnis, maka Anda pasti akan memperhitungkan setiap factor resiko yang bisa terjadi dan selalu melakukan review atas setiap langkah yang Anda ambil sekaligus terus membangun pola pikir Anda. Berpikirlah dengan cara berpikir seorang trader, bukan seorang gambler.

                                     


Artikel Terkait