CARA TRADING FOREX

CARA TRADING FOREX

7 Pasangan Mata Uang Mayor

 

 

 

EUR / USD Euro / Dollar AS
Euro / Dollar AS Dollar AS / Yen Jepang
GBP / USD British Pound sterling / Dollar AS
USD / CHF Dollar AS / Swiss Franc
USD / CAD Dollar AS / Dollar Canada
AUD / USD Dollar Australia / Dollar AS
NZD / USD Dollar New Zealand/ Dollar AS


• Definisi: pasangan mata uang yang paling populer atau paling sering dipilih untuk
  diperdagangkan secara bersama di pasar valuta asing
• Ada tujuh pasangan mata uang mayor yang paling disukai untuk diperdagangkan secara global.
• Semua broker selalu menyediakan pasangan mata uang mayor ini karena likuiditasnya sangat
  tinggi akibat banyak diperdagangkan.
• Trader bisa melakukan transaksi buy dan sell kapan pun karena transaksi bisa berlangsung terus-
  menerus sepanjang hari di semua sesi trading.
• Dibanding pasangan mata uang minor, pasangan mata uang mayor memiliki spread yang paling
  rendah. Sebagai catatan, spread adalah selisih antara harga jual (bid) dan harga beli (ask) dari
  mata uang yang Anda perdagangkan.


Ada 192 mata uang di dunia. Dalam forex, mata uang diperdagangkan secara berpasangan. Namun tidak
semua pasangan mata uang tersebut merupakan mata uang yang diperdagangkan atau memiliki status
perdagangan yang sama. Ada tiga kategori pasangan mata uang yang dikenal dalam dunia forex, yaitu:
• Pasangan mata uang mayor (mayor currency pairs)
• Pasangan mata uang minor (minor currency pairs)
• Pasangan mata uang eksotis (exotic currency pairs)


Fiber merupakan julukan untuk mata uang Euro yang dipergunakan di 19 dari 27 negara Uni Eropa (tidak
termasuk negara Inggris). Julukan tersebut berasal dari fakta bahwa uang kertas Euro dicetak di atas
kertas yang berasal dari serat kapas murni. Selain Fiber, Euro juga dijuuki ‘Mata Uang Tunggal (Single
Currency)’.


Quid merupakan julukan untuk mata uang GBP (Great Britain Pound sterling), yaitu mata uang resmi
negaara Inggris. Pound sterling sendiri berasal dari bahasa Latin ‘Poundus’ yang bermakna ‘berat’ dan
kata ‘sterling’ yang merujuk pada masa ketika satu pound sama nilainya dengan satu pound perak.


Greenback atau Buck merupakan julukan untuk mata uang US Dollar. Julukan ‘Greenback’ muncul
selama tahun 1861 ketika pemerintah mencetak uang kertas yang memiliki warna hijau di sisi
belakangnya pada masa perang saudara Amerika berlangsung. Julukan ‘Buck’ muncul pada masa
perbatasan di Amerika Serikat ketika penduduk Amerika asli (bangsa Indian) sering berdagang
menggunakan kulit rusa jantan (buck)


Oversold (OS) adalah suatu kondisi di mana harga sudah mengalami jenuh jual, yaitu harga harus
dinaikkan karena sudah dirasa terlalu murah.


Overbought (OB) adalah suatu keadaan di mana harga sudah mengalami jenuh beli, yaitu ketika harga
sudah terlalu mahal di pasar dan nantinya harga akan diturunkan.


• Indikator Stochastic Oscillator memiliki manfaat untuk mengukur momentum harga yang sedang
  terjadi, memperkuat sinyal untuk membuka posisi buy atau sell yang sebelumnya didapatkan
  dari indikator Moving Average, menentukan arah harga lebih lanjut dan memberitahu trader
  apakah harga pasangan mata uang itu overbought atau oversold.
• Diciptakan oleh George C. Lane pada akhir tahun 1950-an.
• Cara kerja: ketika harga bergerak di atas garis 80 maka overbought terjadi. Ketika harga
  bergerak di bawah garis 20, maka oversold terjadi. Ketika kedua garis indikator masuk ke level
  overbought, biasanya harga akan kembali bergerak ke bawah. Begitu juga saat kondisi oversold.
• Kekurangan: sensitifitas indikator RSI sering memberikan sinyal palsu pada para trader,
  walaupun sensitifitas ini juga dapat memberikan sinyal yang lebih awal dalam pemantauan
  pergerakan harga.


• Indikator RSI atau Relative Strength Index memiliki manfaat untuk menentukan kondisi
  overbought atau oversold ketika tren sedang terjadi.
• Indikator RSI diciptakan oleh Welles Wilder pada tahun 1978.
• Cara kerja: terdapat 3 garis putus-putus dalam layar indikator RSI di mana ketiganya memiliki
  nilai 30, 50 dan 70. Perhatikan jika garis RSI jatuh ke bawah garis 30 (level oversold) atau naik ke
  atas garis 70 (level overbought).
• Kekurangan: RSI akan memberikan sinyal yang salah dan tidak akurat ketika kondisi pasar
  sedang trending. Jadi abaikan indikator RSI ini saat dalam kondisi seperti itu.