CARA TRADING FOREX

CARA TRADING FOREX

Ada empat jenis Pending Order, yaitu:

Buy stop, yaitu perintah untuk membuka posisi BUY pada level harga lebih TINGGI dari harga
  sekarang.
Sell stop, yaitu perintah untuk membuka posisi SELL pada level harga lebih RENDAH dari harga
  sekarang.
Buy limit, yaitu perintah untuk membuka posisi BUY pada level harga lebih RENDAH dari harga
  sekarang.
Sell limit, yaitu perintah untuk membuka posisi SELL pada level harga lebih TINGGI dari harga
  sekarang.


Selain empat order yang dikenal di dunia forex (Market order, Limit order, Stop entry order dan Stop
loss order), ada satu fasilitas trading forex secara daring yang jarang digunakan yang disebut sebagai
‘pending order’. Menerapkan pending order pada trading forex bisa memudahkan Anda untuk
membuka posisi di harga yang berbeda dengan posisi harga saat ini. Anda tak perlu menatap layar
terlalu lama hanya untuk mengamati pergerakan harga.
Pending Order adalah perintah trader pada platform trading yang meminta agar posisi buy atau sell
dibuka setelah suatu pair / pasangan mata uang menyentuh level harga tertentu di masa depan.


Stop loss order adalah perintah untuk keluar jika pasar bertentangan dengan Anda dengan tujuan untuk
melindungi modal Anda. Cara ini membuat Anda memotong kerugian yang terjadi.


Apakah stop entry order itu?

Stop entry order adalah perintah untuk membeli di atas harga pasar atau menjual di bawah harga pasar.
Anda masuk hanya jika pasar bergerak sesuai keinginan Anda yang berarti Anda memasuki pasar dengan
momentum. Namun, terkadang perintah tersebut bisa jadi hanya breakout palsu.


Limit order adalah perintah untuk membeli di bawah harga pasar atau menjual di atas harga pasar. Anda
hanya masuk ke pasar jika harga sesuai dengan nilai yang Anda inginkan. Limit order memungkinkan
Anda mendapatkan harga yang lebih murah. Namun, Anda juga bisa kehilangan langkah dan Anda
bertransaksi bertentangan dengan momentum saat ini.


Market order adalah suatu perintah untuk membeli atau menjual dengan harga terbaik yang tersedia di
pasar saat ini. Anda harus sangat yakin ketika Anda memutuskan untuk masuk ke pasar sekarang juga.
Jika tidak, bisa-bisa Anda harus membayar dengan harga yang lebih tinggi.


Ada empat order yang umum dikenal di kalangan trader forex, yaitu:
• Market order
• Limit order
• Stop entry order
• Stop loss order


Istilah ‘order’ atau perintah dalam forex merujuk pada cara masuk atau keluar posisi ketika transaksi
forex terjadi.


Pasar keuangan dibagi menjadi dua kategori, yaitu:

Money market (pasar uang):
  Pasar uang adalah suatu tempat yang bisa berupa lembaga-lembaga perbankan di mana
  investasi jangka pendek dilakukan kesepakatannya. Yang diperdagangkan di pasar uang adalah
  dana-dana atau surat berharga. Pasar uang sering disebut juga sebagai kredit jangka pendek
  karena jangka waktunya yang hanya satu tahun atau kurang dari satu tahun. Transaksi di pasar
  uang ini bisa dilakukan secara perorangan atau melalui broker atau perantara.
Capital market (pasar modal):
  Pasar modal adalah suatu tempat di mana investasi jangka panjang dilakukan kesepakatannya.
  Yang diperdagangkan di pasar modal adalah surat berharga.


Pasar keuangan (market keuangan / financial market) mencakup banyak lembaga di dalamnya, seperti
bank, lembaga keuangan dan masih banyak lagi. Bank memiliki tujuan sederhana untuk menghasilkan
uang atau mendapatkan keuntungan. Pasar keuangan mempertemukan dua kelompok manusia, yaitu
investor (lender) dan borrower (peminjam). Investor (lender) merupakan sekelompok orang yang
memiliki uang yang siap untuk dipinjamkan atau diinvestasikan untuk periode waktu tertentu, serta
borrower (peminjam) yang merupakan sekelompok orang yang mencari modal untuk dipinjam. Ada dua
kelompok di dalam borrower ini, yaitu pemerintah dan perusahaan yang menjadi sumber terbesar
peminjam dalam pasar keuangan. Bank berada di tengah antara investor dan borrower ini di mana bank
menerima bunga pinjaman yang dibayarkan oleh para borrower. Bank juga harus mengembalikan dana
milik investor. Bank mengambil uang dari para investor, lalu membebankan biaya lebih banyak pada
para borrower. Selisih inilah yang menjadi margin keuntungan yang didapatkan oleh bank.