CARA TRADING FOREX

CARA TRADING FOREX

Open merupakan harga pembukaan.
Low merupakan harga terendah yang pernah diperdagangkan dalam periode waktu tertentu.
High merupakan harga tertinggi pada periode waktu tertentu.
Close merupakan harga penutupan.


Penjelasan tentang bar chart atau grafik batang adalah sebagai berikut:
 Bar chart disebut juga sebagai Grafik OHLC (Open-High-Low-Close).
 Para trader Amerika lebih menyukai Bar Chart dibanding grafik yang lain karena satuan bar
   dalam grafik ini lebih sederhana sehingga mereka menganggap penggunaannya lebih mudah
   dibanding grafik lainnya.
 Dalam Bar Chart, satu bar merupakan satu periode waktu tergantung pada time frame
    kerangka waktu) yang Anda tetapkan.
 Bar Chart digunakan sebagai alat untuk trading oleh para trader forex professional untuk
   memvisualisasikan dan menganalisa perubahan harga mata uang dari waktu ke waktu.
 Bar Chart digunakan untuk menafsirkan sentimen pasar sehari-hari dan untuk memprediksi
   setiap perubahan harga di masa depan
 Bar atau batang dalam grafik ini merupakan suatu kolom yang mencakup 4 nilai harga (Open-
   High-Low-Close) yang menjadi ringkasan atas apa yang terjadi pada grafik selama periode waktu
   tertentu serta memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan harga
   terendah.


Penjelasan tentang line chart atau grafik garis adalah sebagai berikut:
 Line Chart merupakan bagan garis yang menghubungkan serangkaian titik data ke garis-garis
   dalam chart dan biasanya digunakan oleh para trader untuk melacak harga penutupan
 Line Chart merupakan grafik yang paling mendasar dan dapat digunakan pada jangka waktu apa
   pun.
 Line Chart tidak memberikan pemahaman yang cukup mengenai pergerakan harga dalam satu
   hari karena hanya berisi harga penutupan mata uang yang digambarkan dalam bentuk garis saja.
 Banyak trader dan investor yang memilih Line Chart karena grafik ini bisa meperlihatkan data
   secara lengkap. Bagi mereka, harga penutupan lebih penting daripada harga pembuka,
   maksimum atau minimum untuk jangka waktu tertentu


Ada 3 jenis chart atau grafik yang digunakan dalam trading forex atau pasar finansial, yaitu:
 Line Chart / Grafik Garis
 Bar Chart / Grafik Batang
 Candlestick Chart / Grafik Lilin


Jika Anda merupakan seorang trader yang menggunakan analisa teknikal dalam perdagangan Anda,
maka Anda pasti terbiasa atau harus membiasakan diri dengan chart untuk melihat pergerakan harga
instrumen keuangan, baik saham maupun forex. Chart atau grafik ini memudahkan trader untuk
mempelajari pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya dan membantu analisa sehingga lebih
efektif.


Swap adalah pertukaran dana dari satu mata uang ke mata uang lainnya. Swap terjadi dalam jangka
waktu tertentu sepanjang kontrak berlaku.


Opsi atau options merupakan kontrak untuk membeli atau menjual aset sekuritas dengan harga tetap
pada atau sebelum jatuh tempo.



• Trader institusional merupakan trader yang membeli dan menjual sekuritas untuk akun yang
  mereka kelola bagi organisasi-organisasi, seperti bank, perusahaan asuransi, dana pensiun,
  hedge fund (dana lindung nilai) atau reksa dana (mutual fund).
• Sebelum mendapatkan pekerjaan di suatu lembaga keuangan, trader institusional biasanya
  akan kuliah dan mendapatkan gelar dalam bidang ekonomi, matematika atau keuangan dari
  perguruan tinggi.
• Trader institusional seringkali memulai karir sebagai analis junior dan terus berkembang
  selama bertahun-tahun hingga mencapai posisi sebagai seorang pengelola dana senior
  (senior fund manager).
• Trader institusional memfokuskan diri pada analisa fundamental, sentimen pasar dan
  psikologi perdagangan.
• Dalam dunia pasar saham, investor institusional terlibat dalam perdagangan blok (block
  trades) yang merupakan suatu order untuk membeli atau menjual sekaligus sejumlah 10.000
  saham atau lebih.
• Trader institusional melakukan sebagian besar perdagangan di bursa utama dan
  perdagangan mereka sangat berpengaruh pada harga sekuritas karena institusi atau
  lembaga-lembaga tersebut merupakan kekuatan terbesar di belakang penawaran dan
  permintaan di pasar sekuritas.
• Trader institusional berinvestasi dalam saham, obligasi, opsi dan futures (kontrak
  berjangka), forward contract (kontrak serah) dan swap.
• Trader institusional memiliki akses untuk membeli dan berinvestasi dalam IPO (Initial Public
  Offfering).
• Trader institusional tidak dibebankan oleh rasio biaya pemasaran atau distribusi.
• Semakin besar dana institusional, semakin tinggi kapitalisasi pasar yang cenderung dimiliki
  oleh trader. Trader institusional tidak ingin menjadi pemilik mayoritas dalam saham modal
  kecil untuk mencegah penurunan likuiditas


Di dunia forex, ada dua macam trader, yaitu trader ritel (retail trader) dan trader institusional
(institutional trader).

Penjelasan mengenai trader ritel atau retail trader adalah sebagai berikut:
• Trader ritel disebut juga trader individual atau investor perorangan yang membeli serta
  menjual sekuritas untuk akun pribadinya, dan bukan untuk perusahaan atau organisasi lain.
• Trader ritel biasanya mencari edukasi trading melalui internet. Umumnya, mereka
  menghasilkan sedikit lebih banyak uang di waktu luang mereka atau malah menjadi trader
  penuh waktu (full time) untuk menikmati kebebasan dan fleksibilitas waktu.
• Trader ritel memfokuskan diri pada sistem teknis, pola harga dan indikator.
• Trader ritel juga ada di dunia pasar saham. Trader ritel membeli dan menjual saham dalam
  round lot (unit saham bulat) di mana round lot ini mengacu pada 100 saham.
• Jumlah saham yang diperdagangkan oleh trader ritel masih terlalu sedikit untuk bisa
  mempengaruhi harga sekuritas.
• Trader ritel biasanya berinvestasi dalam saham, obligasi, opsi dan atau futures (kontrak
  berjangka).
• Trader ritel tidak memiliki banyak akses ke IPO (Initial Public Offering) atau bahkan tidak ada
  akses sama sekali. IPO sendiri adalah suatu kondisi di mana perusahaan menjual sebagian
  sahamnya k e publik.
• Trader ritel seringkali dikenakan biaya tetap untuk setiap perdagangan dan diharuskan
  membayar biaya pemasaran ritel dan pendistribusian.
• Trader ritel membeli banyak sekuritas berbeda dengan jumlah saham yang memadai demi
  mencapai portofolio yang terdiversifikasi karena saham small-cap memiliki poin harga yang
  lebih rendah yang menarik para trader ritel. Saham small-cap atau small-cap stock sendiri
  merupakan saham-saham yang memiliki kapitalisasi pasar kecil di bawah Rp. 1 triliun di BEI
  (Bursa Efek Indonesia).



• Trading plan biasanya disusun sesuai dengan karakter si trader sendiri sehingga akan mudah
  bagi trader untuk berkomitmen menjalankannya. Tidak semua metode trader yang
  dijalankan oleh trader lain bisa sesuai dengan kegiatan trading kita.
• Trading plan membuat trader menjadi lebih disiplin sehingga Anda bisa meminimalisir
  kesalahan yang bisa terjadi dalam trading. Hal ini berarti Anda juga meminimalisir risiko
  kerugian yang bisa terjadi.
• Trading plan menjaga trader agar tidak membuat keputusan gegabah atau keputusan buruk
  di saat sulit karena setiap keputusan diperhitungkan dengan matang.
• Trading plan akan membuka pikiran Anda dan melihat kegiatan trading Anda dengan lebih
  sederhana.
• Trading plan akan membuat trader untuk mencapai tujuan, yaitu meraih profit yang
  konsisten.
• Trading plan membuat Anda paham apa yang harus dilakukan sekaligus memberi Anda
  ‘peringatan’ jika Anda berada di jalur yang salah dalam trading.
• Trading plan membuat emosi Anda menjadi terkendali sehingga Anda pun bisa terbebas dari
  stress dan sikap yang emosional dalam menghadapi dunia trading foex.
• Trading plan membuat Anda melakukan trading bukan berdasarkan insting atau sinyal yang
  tidak jelas.
• Trading plan menjadi sarana buat Anda untuk mengevaluasi apa yang salah dengan langkah
  Anda jika Anda mengalami kegagalan.
• Trading plan menjadi sarana untuk menilai kinerja Anda, mengidentifikasi masalah yang
  muncul dan Anda pun bisa melakukan perbaikan atas kesalahan yang terjadi.
• Trading plan bisa mencegah perilaku tidak rasional di saat sedang penuh ketegangan.
• Trading plan membuat Anda bisa mengontrol diri Anda sendiri.
• Trading plan memungkinkan Anda melakukan trading di luar zona nyaman Anda.