CARA TRADING FOREX

CARA TRADING FOREX

Broker forex adalah perusahaan, institusi, perorangan hingga individu yang memiliki tugas untuk
mempertemukan pembeli dan penjual dalam melakukan aktivitas jual beli mata uang (forex) maupun
futures (komoditas dan CFD / Contract for Difference).


Para spekulan memiliki tujuan untuk memahami atau paling tidak berusaha untuk memprediksi trend-
trend pasar dari pasangan mata uang yang muncul di kemudian hari, sekaligus memahami bagaimana
pemain utama bekerja dalam upaya menciptakan keuntungan. Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa
Indonesia), spekulan adalah orang yang mencari keuntungan besar (dalam perniagaan dan sebagainya)
dengan cara melakukan spekulasi (dugaan, perkiraan, dan sebagainya).


Bisnis perusahaan multinasional beroperasi dalam lingkup Internasional yang berarti mereka
bertransaksi secara internasional. Mereka bertukar barang dan jasa lintas negara. Kegiatan ini tentunya
mempengaruhi kurs mata uang atau berdampak pada pasangan mata uang. Namun, sebagian
perusahaan tidak akan mengambil risiko menukar barang dan jasa dengan bergantung pada fluktuasi
pasar dan mereka berusaha menciptakan rasa aman dengan menggunakan hedger (pelaku hedging).
Hedging sendiri adalah suatu strategi dalam kegiatan trading dalam upaya untuk melindungi dana trader
agar tidak terimbas pada fluktuasi nilai tukar mata uang yang tidak menguntungkan.


• Bersekolah tetap hal utama bagi para pelajar walaupun Anda menekuni dunia perdagangan
  forex.
• Anda harus pintar membagi waktu antara belajar, bersekolah dan perdagangan forex.
• Berlatih dan uji skill trading Anda di akun demo terlebih dahulu, sebelum Anda
  menggunakan dana nyata. Di akun demo, Anda juga bisa belajar membaca kondisi pasar
  untuk menentukan posisi Anda
• Terus mengasah kemampuan dalam trading forex melalui berbagai pembelajaran, termasuk
  bertanya pada mereka yang lebih ahli serta menimba ilmu secara daring di berbagai sosial
  media yang mudah diakses, seperti di belajartrading.co.id
• Jika memungkinkan, Anda bisa mengikuti kelas edukasi trading yang salah satunya diadakan
  oleh PT. Astronacci International untuk dibimbing menjadi seorang trader professional
• Sebagi pelajar, Anda tentunya lebih mudah belajar hal-hal baru dalam dunia perdagangan
  forex. Namun, Anda juga sebaiknya hati-hati karena mudah terbawa emosi saat menghadapi
  tekanan.


Di banyak platform perdagangan forex atau saham di luar negeri, dijelaskan bahwa Anda harus berusia
minimal 18 tahun untuk bisa membuka akun trading, kecuali Anda sudah mendapatkan persetujuan
orang tua. Jadi, pelajar di bawah usia 18 tahun tetap bisa memiliki akun trading atas nama orang tua dan
akun tersebut dikenal sebagai akun kustodian (custodial account). Di Indonesia sendiri, pelajar yang
berusia 17 tahun sudah berhak untuk mendapatkan KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan bisa membuka
rekening di bank atas nama sendiri. Dengan rekening serta KTP ini, para pelajar tersebut bisa membuka
akun trading atas nama sendiri dan bisa mulai melakukan perdagangan forex atau saham yang
diinginkan.


• Miliki percaya diri sebagai poin terpenting ketika Anda memutuskan menjadi seorang trader
• Miliki komitmen jangka panjang untuk menjadi seorang trader handal
• Jangan pernah berpikir untuk bisa langsung cepat kaya raya melalui perdagangan forex
• Miliki passion untuk terjun ke dunia perdagangan forex karena passion akan menggerakkan
  Anda untuk tidak menyerah pada keadaan apa pun sebagai seorang trader
• Jika memungkinkan, investasikan waktu dan dana untuk belajar lebih serius mengenai forex
  melalui kursus atau kelas edukasi resmi seperti yang dimiliki oleh PT. Astronacci
  International yang bisa menjadi mentor sekaligus mitra yang Anda percaya
• Pastikan Anda menggunakan dana lebih yang selama ini belum Anda butuhkan yang tidak
  akan mengganggu tabungan Anda untuk perdagangan forex Anda
• Miliki keberanian untuk mengambil risiko, namun tetap bersikap tidak ceroboh untuk
  meminimalisir risiko yang bisa terjadi
• Kendalikan emosi karena hal ceroboh biasanya terpicu oleh emosi yang tak terkendali
• Fokus pada prosedur yang ada dan pengelolaan uang Anda
• Sebaiknya Anda memegang akun trading Anda sendiri dan tidak mempercayakan dana Anda
  pada orang lain
• Pilihlah perusahaan trading forex yang terpercaya dan memiliki ijin resmi, salah satunya PT.
  Astronacci International.


Bank sentral (central bank) sebagai perwakilan pemerintah memiliki peran dalam menentukan suku
bunga yang akan mempengaruhi pasangan mata uang atau salah satu mata uang dari pasangan mata
uang tersebut. Semua negara pasti memiliki Bank Sentral. Indonesia pun memiliki Bank Sentral, yaitu
Bank Indonesia. Namun, tidak semua Bank Sentral memiliki pengaruh pada pasar forex, termasuk Bank
Indonesia karena mata uang Rupiah jarang digunakan. Bank-bank sentral yang memiliki pengaruh besar
dalam pasar forex adalah Reserve Bank of Australia (RBA), Federal Reserve (the Fed di Amerika Serikat),
Bank of England (BoE di Inggris), Swiss National Bank (SNB), Reserve Bank of New Zealand (RBNZ),
People’s Bank of China (PBOC), European Central Bank (ECB di Uni Eropa), Bank of Japan (BoJ) dan Bank
of Canada (BoC).


Dengan memahami siapa saja para pelaku kegiatan jual beli di pasar forex, maka Anda akan
mendapatkan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana harga-harga bergerak atau apa yang
mempengaruhi harga pasangan mata uang tertentu. Para pelaku tersebut adalah pemerintah dan bank
sentral, bank dan institusi keuangan, perusahaan multinasional, spekulan, broker forex dan pedagang
forex ritel.


Ada sembilan lokasi, yaitu Tokyo, Singapura, London, New York, Zurich, Frankfurt, Paris, Sydney dan
Hong Kong. Di sinlah mata uang diperdagangkan di hampir setiap zona waktu. Artinya saat perdagangan
valas di Amerika sudah tutup, pasar valas dimulai lagi di Tokyo, sesuai zona waktu masing-masing. Hal ini
menunjukkan betapa aktifnya pasar valas di sepanjang hari dengan harga yang berubah secara konstan.


Seperti saat kita berbelanja di sebuah pasar, pasar valas atau pasar forex juga bergantung pada
penawaran (supply) dan permintaan (demand) antara calon pembeli dan penjual dari suatu barang.
Sebagai contoh, ada permintaan tinggi untuk US Dollar (USD) dari warga negara Indonesia yang
memegang mata uang Rupiah (IDR), lalu mereka menukarkan mata uang Rupiah ke US Dollar. Nilai mata
uang US Dollar ini akan meningkat sementara nilai mata uang Rupiah akan jatuh. Perlu dipahami bahwa
transaksi ini hanya mempengaruhi pasangan mata uang IDR/USD dan tidak mempengaruhi depresiasi
USD terhadap mata uang asing lainnya. Hal-hal lain yang bisa menggerakkan pasar valas atau pasar forex
ini adalah berbagai peristiwa yang mempengaruhui ekonomi makro secara luas, seperti GDP (Gross
Domestic Product atau suatu indicator penting untuk mengukur kesehatan perekonomian suatu
negara), pemilihan Presiden yang baru di suatu negara, tingkat pengangguran yang tinggi dalam
masyarakat, tingkat suku bunga yang berlaku di suatu negara hingga inflasi.